Wisata Malam di Taman Margasatwa Ragunan Bikin Pengunjung dan Pedagang Senang
📅 Minggu, 19 Okt 2025, 14:15 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Andri Widiyanto
JAKARTA - Meski masih tahap uji coba, namun aktivitas wisata malam di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan mendapat respon positif dari pengunjung dan pedagang di sana.
Abi Ngabito, 35 tahun, warga Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang berwisata bersama istri dan anaknya, Sabtu (18/10) malam mengaku merasakan sensasi berbeda mengunjungi TMR di malam hari.
"Seru dan menyenangkan. Saya dan keluarga keliling ke kandang hewan menggunakan buggy car," ujar dia.
Selama berkliling, ungkap Abi, dirinya mendapatkan informasi secara detail dari petugas Ragunan seputar satwa yang aktif di malam hari.
'Jadi, tidak hanya berkeliling, tapi kami mendapatkan ilmu pengetahuan. Saran saya ditambah armada buggy car," tutur dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengalaman menyenangkan juga dirasakan Aril, 26 tahun, karyawan swasta di Jakarta Barat yang berwisata malam ke TMR bersama dua rekannya, Angel dan Joe.
"Dangat menyenangkan. Ini pengalaman pertama saya dan teman berkunjung ke kebun binatang di malam hari," ungkap dia.
Bukan cuma pengunjung, pedagang di sekitar area TMR juga merasakan senang karena omzet penjualan mereka naik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setidaknya ini diakui Ani, yang berjualan dimsum. Dia mengaku omzet penjualannya naik 50 persen dibanding Sabtu (11/10) pekan lalu, hari pertama ini coba wisata malam.
"Alhamdulilah, pekan kemarin saya bisa mengantongi penjualan sekitar Rp1 juta dan hari ini sekitar Rp1,5 juta," ucap dia.
Ibu dari dua anak ini telah berjualan di kawasan TMR sejak 2,5 tahun silam. Dia menjual satu paket makanan dimsum dijual seharga Rp20 ribu isi empat potong dan enam potong dijual Rp30 ribu.
"Di hari biasa, saya berjualan di sekitar kandang Jerapah bisa menjual sekitar dua hingga tiga wadah dengan omzet penjualan Rp500 hingga Rp700 ribu. Saya bersyukur dengan dibukanya wisata malam Ragunan menambah penghasilan," ucap dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!