Pemkot Malang Serius Benahi Mobilitas Warga, TransJatim Jadi Ujung Tombak Integrasi Lewat BTT dan Rerouting
📅 Minggu, 19 Okt 2025, 23:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Damri
MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyiapkan dua skema untuk mendukung operasional bus TransJatim yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yakni dengan menganggarkan dana belanja tidak terduga (BTT) dan rerouting atau penataan ulang rute transportasi umum.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (19/10), mengatakan, opsi menggunakan BTT dan pelaksanaan rerouting sebagai upaya menyiapkan feeder yang ditujukan menjadi angkutan pengumpan bagi bus TransJatim untuk mendapatkan penumpang.
"Untuk feeder akan dianggarkan dari BTT, Kemudian kami ada rerouting agar feeder tidak berhimpitan dengan koridor TransJatim. Jadi, kami ingin menyeimbangkan," kata Wahyu.
BTT, kata Wahyu memang diperbolehkan digunakan untuk mendanai program yang dinilai sebagai prioritas dan dibutuhkan oleh masyarakat.
Terlebih, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk tahun anggaran 2025 sepenuhnya telah ter-ploting membiayai program kerja pemkot setempat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Soal nilai kebutuhan BTT yang akan dialokasikan oleh Pemkot Malang untuk feeder bus Trans Jatim, Wahyu menyatakan jika hal tersebut saat ini masih dalam proses penghitungan.
"Tidak apa-apa (menggunakan BTT) karena feeder butuh anggaran. Kemudian tahun depan akan ada penganggaran melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD)," ucapnya.
Kemudian untuk pelaksanaan penataan ulang rute, Wahyu menyatakan jika hal itu memang perlu dilakukan. Dia tidak ingin melihat operasional angkutan pengumpan tak selaras dengan koridor bus TransJatim.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rerouting dijelaskan oleh dia, berfungsi sebagai upaya meremajakan rute transportasi umum atau dalam hal ini angkutan kota (angkot) yang sudah lama tidak disentuh pembaruan.
"Saya akan mengevaluasi secara keseluruhan dengan mengimbangi rute TransJatim, baru nanti ada rute-rute yang lain," ucapnya.
Serangkaian upaya ini digagas oleh Pemkot Malang, mengingat bus TransJatim dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir November 2025 dengan rute Kota Malang-Kota Batu.
Total ada empat koridor dibuka, tapi untuk tahap awal ini baru satu koridor dioperasionalkan.
Armada bus TransJatim yang disediakan ada 15 unit, terdiri dari 14 unit beroperasi dan satu unit sebagai cadangan.
Dia optimistis apabila bus TransJatim beroperasi maksimal, maka akan menghadirkan kemudahan mobilisasi, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!