Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Buka Kejuaraan Pencak Silat, Ibas: Lestarikan Warisan Budaya dan Sarana Pembentukan Karakter Bangsa

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 06:45 WIB | Oleh:
Buka Kejuaraan Pencak Silat, Ibas: Lestarikan Warisan Budaya dan Sarana Pembentukan Karakter Bangsa Doc: istimewa
Ket. Edhie Baskoro, yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, saat hadir dalam Kejuaraan Pencak Silat Setia Hati Terate MPR RI – EBY 2025 pada Selasa (14/10) di Gor Singodimejo, Ponorogo.

PONOROGO - Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyatakan dukungan penuh bagi perkembangan dan pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus sarana pembentukan karakter bangsa. Ia menegaskan pentingnya menjunjung sportivitas, memperkuat persaudaraan, serta menjadikan pencak silat sebagai kebanggaan nasional yang mampu mengharumkan nama Indonesia di dunia.
Hal tersebut disampaikan Edhie Baskoro, yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, saat hadir dalam Kejuaraan Pencak Silat Setia Hati Terate MPR RI – EBY 2025 pada Selasa (14/10) di Gor Singodimejo, Ponorogo. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan pegiat pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari berbagai kabupaten yang termasuk dalam Daerah Pemilihan Jawa Timur VII.
Ibas menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi simbol kebanggaan dan identitas bangsa Indonesia.
“Pencak silat adalah olahraga bangsa, budaya bangsa kita. Olahraga yang digemari tidak hanya masyarakat di kota, tapi juga di desa-desa. Karena itu, kita harus berbangga, bersyukur, dan berterima kasih agar olahraga khas Indonesia ini terus kita kembangkan, lestarikan, dan duniakan,” ujar Ibas dalam keterangannya yang diterima di Jakarta.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pencak silat juga menjadi wadah penting bagi pembentukan karakter generasi muda agar memiliki semangat juang dan jiwa persatuan.
“Olahraga pencak silat bukan hanya wadah bela diri, tetapi juga sarana membangun karakter generasi muda agar lebih unggul, kuat, dan bersatu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Ibas juga mengajak seluruh pendekar PSHT untuk terus menjunjung nilai-nilai sportivitas dan persaudaraan yang menjadi roh dalam setiap pertandingan.
“Mari kita junjung tinggi sportivitas, perkuat rasa persaudaraan, dan jadikan pencak silat bagian dari budaya gotong royong membangun bangsa yang mandiri dan berkarakter,” pesan Ibas.
Dalam kesempatan itu, Ibas turut memberikan apresiasi kepada para atlet muda yang telah mengharumkan nama bangsa.
“Bung Aji Bangkit adalah salah satu cerita sukses anak muda Indonesia yang mengharumkan nama bangsa. Ia menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berprestasi, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di dunia,” ungkapnya.
Sebagai penutup, Ibas menyerukan semangat kebangsaan dan persatuan melalui dunia olahraga.
“Mari kita jadikan pencak silat sebagai olahraga unggulan bangsa Indonesia, yang mempererat persatuan, menumbuhkan karakter, dan mengharumkan Merah Putih di kancah dunia,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan dari Kabupaten Pacitan yang berhasil meraih Juara Umum 3 menyampaikan apresiasinya kepada Ibas atas perhatian dan dukungannya terhadap pengembangan pencak silat di Jawa Timur.
“Kami berterima kasih kepada Mas Ibas yang telah memberikan wadah kompetisi yang sportif bagi para pendekar muda. Ajang ini bukan hanya tentang medali, tetapi tentang membentuk mental juara dan semangat persaudaraan,” ujarnya.
Ada beberapa kategori yang dilombakan dalam kejuaraan pencak silat ini, di antaranya kategori Tunggal Putra-Putri, Ganda Putra-Putri, dan Beregu. Juara Umum 1 yang memenangi Piala Bergilir Kejuaraan Pencak Silat PSHT MPR RI – EBY diraih oleh Kontingen Kabupaten Ngawi, Juara Umum 2 oleh Kabupaten Ponorogo, dan Juara Umum 3 disabet oleh Kabupaten Pacitan.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain H. Issoebijantoro, S.H. (Ketua Dewan Pusat PSHT), Drs. H. R. Moerdjoko H.W. (Ketua Umum PSHT), jajaran Pengurus Pusat dan Pengurus Cabang PSHT, serta seluruh warga PSHT dari berbagai daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rupiah Sentuh Level Terendah terhadap Dolar AS

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Rupiah Sentuh Level Terenda...

Jakarta Fair Akan Berlangsung Lebih Lama

1 jam lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Fair Akan Berlangsu...
Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.