Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satgas Habema Ungkap Peran KKB yang Tewas di Soanggama-Intan Jaya

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 15:10 WIB | Oleh:
Satgas Habema Ungkap Peran KKB yang Tewas di Soanggama-Intan Jaya Doc: (ANTARA/HO/Dok Satgas Habema
Ket. Barang bukti senjata api rakitan dan senjata tajam lainnya yang diamankan dari markas KKB Kodap VIII Soanggama.

Jayapura -- Satuan Tugas Habema mengungkapkan peran anggota KKB yang tewas di Soanggama, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto, Jumat mengatakan, peran 14 anggota KKB yang tewas saat kontak tembak di Kampung Soanggama, Selasa (15/10) bervariasi.

Dari laporan yang diterima anggota KKB itu ada yang terlibat dalam serangan di Soanggama Distrik Hitadipa tanggal 28 Maret, di Zonogo, Distrik Hipadipa tanggal 14 April, serangan di Titigi tanggal 30 April dan 1 Mei, di Sugapa tanggal 27 Mei, dan serangan di Mamba bawah tanggal 8 Agustus.

Kemudian serangan di Gamagai Ugimba tanggal 12 Oktober, penembakan terhadap warga sipil Michael Wattimena di Kampung Mamba tanggal 18 Maret, penembakan terhadap Joni Hendra yang menyebabkan korban meninggal dunia (MD) di kampung Wandoga tanggal 25 Juli, penembakan hingga menewaskan Anselmus Arfin, karyawan PT TJP di kampung Dugusiga tanggal 8 Oktober lalu, kata Mayjen TNI Lucky Avianto.

Dikatakan, 14 anggota KKB yang tewas itu adalah Kepala Staf Operasi Kodap VIII/Soanggama Agus Kogoya, Ipe Kogoya, Zakaria Kogoya pelaku penembakan anggota TNI di Mamba Bawah dan Gamagai, Uripinus Wandagau, Sepi Kobogau, Kaus Lawiya, Napinus Kogoya, Roni Lawiya, ⁠Poli Kogoya, Aofa Kobogau, Pisen Kogoya, Meki Murib dan dua jenazah anggota KKB yang masih diidentifikasi.

"Kontak tembak yang terjadi Selasa (15/10) di Kampung Soanggama yang sebelumnya dilaporkan menjadi markas KKB Kodap VIII/Soanggama pimpinan Undius Kogoya yang digunakan sebagai pusat perencanaan serangan terhadap aparat dan warga sipil mereka sering," kata Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto.

Di markas KKB Kodap VIII Soanggama diamankan satu pucuk senjata api rakitan dan empat senapan angin,amunisi dan berbagai barang bukti lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.