Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gua Pawon, Kisah Api Kehidupan Manusia Purba

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 07:47 WIB | Oleh:
Gua Pawon, Kisah Api Kehidupan Manusia Purba Doc: ANTARA/Raisan Al Farisi
Ket. Pengunjung menaiki anak tangga untuk memasuki Gua Pawon di Desa Gunungmasigit, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Situs Gua Pawon yang menawarkan pemandangan alam berupa stalaktik serta kerangka manusia purba tersebut menjadi alternatif wisata edukasi sejarah bagi keluarga di akhir pekan.

DI ANTARA perbukitan kapur kawasan Citatah yang berwarna kelabu pucat dan berliku-liku seperti tulang punggung bumi yang menua, tersimpan lubang tua yang sunyi yaitu Gua Pawon. Rongga alami di perbukitan karst ini memiliki bukti sejarah terkait dengan manusia purba.

Gua Pawon berada di Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, atau sekitar 25 km arah barat Kota Bandung. Lokasinya tidak jauh dari Stone Garden Citatah. Lokasinya berada sekitar 200 meter ke arah barat laut.

Goa Paron bukan hanya menjadi saksi bisu perjalanan panjang permukaan bumi di kawasan itu yang dulu adalah lautan. Tempat ini juga menyimpang sejarah tentang peradaban manusia purba dibuktikan dengan berbagai ­artefak.

Nama “Pawon” dalam bahasa Sunda berarti dapur atau tempat api menyala, tempat kehidupan dimasak dan dijaga. Gua ini memang seperti ruangan pawon, dapur purba tempat alam dan manusia pernah bertemu dalam riwayat panjang kehidupan di tanah Pasundan.

Goa ini pernah berfungsi sebagai “dapur” dibuktikan melalui penelitian stratigrafi (lapisan tanah) di Gua Pawon. Hal ini memperlihatkan adanya lapisan-lapisan budaya yang menandakan tempat ini digunakan dalam jangka waktu panjang. Lapisan terbawah mengandung sisa-sisa fosil hewan laut kecil, mengindikasikan lingkungan purba.

Lapisan tengah menunjukkan banyaknya arang, tulang terbakar, dan serpihan batu bukti aktivitas manusia intensif. Lapisan atas memperlihatkan adanya perubahan lingkungan dan penurunan aktivitas, menandakan manusia mulai berpindah atau bermigrasi.

Di tempat ini ditemukan alat batu dan perkakas purba. Dalam lapisan budaya yang sama dengan tulang manusia, para arkeolog menemukan berbagai alat batu (litik) yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain pisau dan serpihan batu tajam dari batu rijang (flint) dan andesit, alat serut dan pemotong daging, dan patahan batu inti (core tools) yang menunjukkan teknik pemangkasan batu khas budaya Mesolitikum.

Temuan ini membuktikan bahwa penghuni Gua Pawon hidup sebagai pemburu-peramu (hunter-gatherer) yang sudah mengenal teknologi sederhana. Selain tulang manusia, Gua Pawon juga menyimpan fosil dan fragmen tulang hewan yang menjadi sumber makanan penduduk purba. Temuannya meliputi tulang rusa, babi hutan, dan banteng liar (bos javanicus), menunjukkan bahwa manusia Pawon berburu satwa besar di hutan sekitar.

Tulang tikus, burung, dan reptil kecil, mungkin hasil tangkapan harian. Arang dan sisa pembakaran, bukti adanya aktivitas memasak dan penggunaan api secara teratur. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.