Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bantalan Sosial Makin Tebal! 35 Juta Penerima Dapat BLT Tambahan dari Pemerintah

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 20:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bantalan Sosial Makin Tebal! 35 Juta Penerima Dapat BLT Tambahan dari Pemerintah Doc: Antara.
Ket. ilustrasi-Seorang Mengambil Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kantor Pos Indonesia.

JAKARTA – Program bantuan langsung tunai (BLT) tambahan menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah tekanan ekonomi yang belum merata pulih.

Bantuan langsung tunai ini bukan sekadar program sosial, tapi juga strategi fiskal jangka pendek untuk menahan pelemahan konsumsi rumah tangga — komponen utama penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dengan menyalurkan BLT tambahan kepada kelompok rentan, pemerintah berupaya memastikan roda ekonomi tetap berputar dari bawah.

Saat masyarakat kecil memiliki daya beli, aktivitas ekonomi di tingkat lokal ikut bergerak, dari warung hingga pelaku UMKM.

Dampaknya mungkin tidak langsung besar secara makro, tetapi signifikan dalam menjaga kestabilan sosial dan memperkuat fondasi ekonomi domestik.

Namun, efektivitasnya tetap bergantung pada ketepatan sasaran dan kecepatan distribusi. BLT tambahan akan benar-benar berdampak jika diterima oleh mereka yang paling membutuhkan dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan produktif.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, langkah ini menjadi bentuk nyata keberpihakan negara dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas fiskal dan perlindungan rakyat kecil.

Pemerintah mengucurkan anggaran sebesar Rp30 triliun untuk 35 juta lebih keluarga penerima manfaat untuk pemberian bantuan langsung tunai (BLT) tambahan yang diberikan pada Oktober, November, dan Desember 2025.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang mewakili Presiden Prabowo Subianto mengumumkan stimulus ekonomi tersebut menjelaskan anggaran Rp30 triliun untuk penerima BLT tambahan berasal dari APBN yang merupakan hasil efisiensi anggaran pemerintah.

"Hasil efisiensi. Realokasi anggaran. Yang kuartal keempat Rp16,2 (triliun), ditambah Rp30 triliun," kata Airlangga saat mengumumkan stimulus ekonomi di Kantor Pos Indonesia, Menteng, Jakarta, Jumat (17/10).

Airlangga menjelaskan Presiden Prabowo menambah jumlah penerima BLT sebanyak dua kali lipat menjadi 35.046.783 keluarga penerima manfaat (KPM) pada Oktober, November, dan Desember 2025.

Menurut dia, BLT tambahan ini bisa menjangkau lebih dari 140 juta orang, jika diasumsikan satu KPM terdiri dari ayah, ibu dan dua orang anak.

Airlangga merinci bantuan ini menyasar desil 1 hingga 4 berdasarkan Data Sosial Ekonomi Nasional (DSEN).

Bantuan ini juga merupakan tambahan di luar BLT reguler yang selama ini disalurkan melalui Kementerian Sosial kepada 20,88 juta keluarga penerima manfaat dalam program keluarga harapan dan bantuan sembako.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Toyota Alphard Hantam Bodi ...

Perkuat Sinergi, BKKP Gandeng Institusi Pendidikan Maritim

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Perkuat Sinergi, BKKP Gande...
MK Tolak Pilkada Lewat DPRD, Rakyat Tetap Pilih Langsung

MK Tolak Pilkada Lewat DPRD, Rakyat Tetap Pilih Langsung

02 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.