Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Studi: Hutan Hujan Australia Tak Lagi Jadi Penyerap Karbon

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 09:12 WIB | Oleh:
Studi: Hutan Hujan Australia Tak Lagi Jadi Penyerap Karbon Doc: ABC News
Ket. Kayu pohon dewasa di lokasi penelitian jangka panjang di hutan hujan tropis basah Queensland beralih dari penyerap karbon menjadi sumber karbon.

SYDNEY - Hutan hujan tropis Australia merupakan salah satu yang pertama di dunia yang mulai membocorkan lebih banyak karbon dioksida daripada yang diserapnya, kata para ilmuwan pada Kamis (16/10) saat mereka menghubungkan tren yang mengkhawatirkan itu dengan perubahan iklim. 

Hutan hujan dunia biasanya dianggap sebagai "penyerap karbon" penting, yang menyerap sejumlah besar emisi pemanas Bumi dari atmosfer.

Namun penelitian baru menemukan hutan hujan di daerah tropis utara Australia telah menjadi penghasil karbon bersih, "yang pertama di dunia yang menunjukkan respons ini terhadap perubahan iklim".

"Hutan membantu meredam dampak terburuk perubahan iklim dengan menyerap sebagian karbon dioksida yang dilepaskan akibat pembakaran bahan bakar fosil," kata penulis utama Hannah Carle dari Western Sydney University.

"Namun penelitian kami menunjukkan hal ini terancam." 

Para ilmuwan meneliti catatan yang memetakan pertumbuhan hutan hujan Queensland selama hampir 50 tahun.

Mereka menemukan bahwa suhu ekstrem dan kekeringan parah yang terkait dengan perubahan iklim membuat pepohonan lebih sulit tumbuh. 

Pohon menyimpan karbon dioksida di batang dan cabangnya saat tumbuh, tetapi melepaskan gas ke atmosfer saat mati. 

"Hutan hujan tropis merupakan salah satu ekosistem terkaya karbon di planet ini," kata Carle.

Perubahan yang dijelaskan penelitian kami sebagian besar disebabkan oleh meningkatnya kematian pohon yang disebabkan oleh perubahan iklim, termasuk meningkatnya suhu ekstrem, kekeringan atmosfer, dan kemarau.

"Sayangnya, peningkatan hilangnya karbon ke atmosfer belum diimbangi dengan peningkatan pertumbuhan pohon."

Rekan penulis Adrienne Nicotra mengatakan "masih harus dilihat apakah hutan tropis Australia merupakan pertanda bagi hutan tropis lain di seluruh dunia". 

Namun, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature yang ditinjau sejawat menunjukkan ada "potensi respons serupa terhadap perubahan iklim" di hutan hujan lain di seluruh dunia. 

"Lokasi hutan hujan yang menjadi inti penelitian ini menyediakan data jangka panjang dan beresolusi tinggi yang luar biasa mengenai kesehatan hutan dari waktu ke waktu," kata Nicotra dari Australian National University.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lawan kamboja, Herdman Mungkin Turunkan Lima Debutan

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Lawan kamboja, Herdman Mung...

Dua Orang Tewas dalam Penembakan di Festival Makanan Seattle

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Dua Orang Tewas dalam Penem...
Daerah
Gunung Ringgit Probolinggo ...
Megapolitan
Waduhhh…Kasat Narkoba Tan...
Olahraga
Aldila Menjadi Unggulan Ked...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim

Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim

27 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.