Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Final Four Livoli Divisi Utama 2025: Sempat Kehilangan Satu Set, LavAni Tekuk Tirta Bhagasasi

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 09:10 WIB | Oleh:
Final Four Livoli Divisi Utama 2025: Sempat Kehilangan Satu Set, LavAni  Tekuk Tirta Bhagasasi Doc: PBVSI
Ket. Pemain tim Lvani melakukan smas dalam laga final four Livoli Divisi Utama 2025 kontra Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi di GOR Ki Mageti, Magetan, Rabu (15/10) malam.

MAGETAN – Tim juara bertahan, LavAni Navy, berhasil menunjukkan mentalitas juaranya dengan membalikkan keadaan dramatis saat menghadapi Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi di babak Final Four Livoli Divisi Utama 2025. Sempat kehilangan set pertama, tim milik Presiden ke-6 RI SBY ini sukses mengunci tiga set berikutnya untuk menang dengan skor akhir 3-1 (18-25, 25-22, 25-22, 25-19) di GOR Ki Mageti, Magetan, Rabu (15/10) malam.

​Kemenangan ini memastikan langkah LavAni semakin kokoh menuju Grand Final dan melanjutkan tren positif mereka di Livoli Divisi Utama 2025.

Pertandingan dibuka dengan kejutan dari Perumda. Tampil tanpa beban, tim Perunda memainkan tempo cepat dan menekan pertahanan LavAni yang terlihat belum panas. Permainan agresif dari klub asal Bekasi terutama melalui open spike yang tajam dan pertahanan block yang rapat di awal set, membuat Dio Zulfikri dan kolega kesulitan mengembangkan permainan.

Meskipun LavAni sempat mengejar di poin-poin kritis berkat serangan balik dari Boy Arnes, Perumda berhasil menjaga fokus dan menutup set pertama dengan kemenangan tipis, 25-18.

Rekor kemenangan tanpa kehilangan satu set pun akhirnya terpecahkan saat menghadapi Perumda di set pertama itu.

Memasuki set kedua, LavAni Navy langsung memberikan respons yang mematikan. Pelatih Erwin Rusni tampak melakukan evaluasi cepat, dengan memperbaiki kualitas receive dan memvariasikan serangan melalui setter mereka.

Block rapat dari Hendra Kurniawan dkk. mulai efektif meredam gempuran Perumda. LavAni mendominasi sejak pertengahan set dan berhasil menjauhkan selisih poin, memaksa Perumda lebih sering melakukan error sendiri. LavAni berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah mengamankan set kedua dengan skor 25-22.

Momentum sepenuhnya beralih ke tangan LavAni di set ketiga. Mereka bermain semakin tenang dan menunjukkan kelasnya sebagai tim unggulan. Servis ace yang efektif dan variasi serangan quick dan back attack yang sulit dibaca lawan menjadi kunci. Perumda berusaha keras untuk mengimbangi, namun pertahanan LavAni tampil terlalu solid. LavAni mengunci set ketiga dengan skor 25-22.

Di set keempat, mental bermain Perumdaterlihat mulai menurun. LavAni memanfaatkan kondisi ini untuk tancap gas. Serangan-serangan keras LavAni terus menghujam pertahanan hingga akhirnya set ditutup dengan selisih poin yang cukup jauh, 25-19. Kemenangan 3-1 ini membawa LavAni kokoh di puncak klasemen.

Pelatih LavAni, Erwin Rusni, usai laga mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil positif ini, namun ia mengakui belum sepenuhnya puas dengan performa timnya. Ia menyoroti awal yang lambat dan banyaknya kesalahan yang tidak perlu, terutama pada servis.

"Secara hasil kami tentu bersyukur dengan kemenangan 3-1, apalagi setelah sempat tertinggal di set pertama. Ini menunjukkan mental anak-anak sudah membaik. Namun, masih ada pekerjaan rumah besar, yaitu servis error yang masih terlalu sering. Seharusnya kami bisa lebih menekan lawan sejak awal. Ini akan jadi evaluasi serius untuk laga berikutnya," tegas mantan tosser timnas Indonesia itu.

Erwin menambahkan bahwa perubahan taktik, terutama dalam hal kualitas block dan efisiensi serangan, menjadi kunci kebangkitan timnya di set-set selanjutnya.

Di kubu Perumda,pelatih Ariyanto tetap memberikan apresiasi tinggi pada perjuangan anak asuhnya, terutama di set pertama. Ia menyebut bahwa strategi timnya untuk bermain lepas dan tanpa beban sempat berhasil memberikan tekanan serius kepada LavAni. "Kami sudah berusaha maksimal dan sempat memberikan perlawanan ketat," ucapnya.

Ariyanto menyoroti kekalahan atas LavAni kali ini, "Mental pemain sepertinya belum siap, mereka sering gugup. Padahal set pertama kami bisa menang. Tapi itu semua akan kami perbaiki di pertandingan terakhir besok," tukasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.