Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamendiktisaintek: Kunci Hadapi Tantangan AI Adalah SDM yang Unggul

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 17:28 WIB | Oleh:
Wamendiktisaintek: Kunci Hadapi Tantangan AI Adalah SDM yang Unggul Doc: ANTARA/HO-Kemdiktisaintek
Ket. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie membawakan Kuliah Umum pada Angkatan XXVI TA. 2025 Lemhannas RI, Jakarta, Senin (13/10).

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai kunci utama menghadapi tantangan global kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

"Kuncinya bukan pada teknologinya, tetapi pada manusianya. SDM yang memiliki empati, kreativitas, dan kemampuan berpikir analitis tidak akan tergantikan oleh AI," katanya melalui keterangan di Jakarta, Selasa (14/10).

Wamendiktisaintek memaparkan berbagai fenomena global yang menunjukkan bagaimana AI telah mengambil peran besar dalam dunia kerja dan kehidupan sosial.

Salah satu studi menunjukkan bahwa jawaban berbasis AI seperti ChatGPT, dinilai lebih empati dan akurat dibandingkan dokter manusia dalam beberapa kasus medis.

Menurut Stella, hal ini harus menjadi refleksi penting bahwa teknologi dapat melampaui manusia jika manusia berhenti mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan dan kapasitas berpikir.

Ia mengemukakan data dari World Economic Forum (WEF) mengungkapkan bahwa hingga tahun 2025, AI diprediksi menciptakan 97 juta pekerjaan baru, namun sekaligus menghilangkan 92 juta pekerjaan lama, sebagian besar akibat otomatisasi.

Oleh karena itu, Stella menekankan peningkatan kompetensi dan pelatihan berkelanjutan (upskilling dan reskilling) menjadi hal yang mendesak untuk menghindari ketertinggalan.

"Kalau kita tidak beradaptasi, AI akan menjadi disruptor. Tapi kalau kita bijak mengelolanya, AI akan menjadi enabler," tegasnya.

Lebih lanjut, Wamendiktisaintek menjelaskan bahwa AI memiliki empat dimensi utama yang menjadi tantangan global, yakni ancaman terhadap ketenagakerjaan dan kesenjangan ekonomi, kerentanan terhadap keamanan siber, penurunan reliabilitas informasi (hoaks dan disinformasi), serta peningkatan kesenjangan digital antarnegara dan antarkelompok masyarakat.

Namun, ia menyebut sejumlah tantangan tersebut juga dapat menjadi peluang jika dikelola dengan tepat. AI dapat membantu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan keamanan siber berbasis kecerdasan buatan, memperkuat mekanisme pemeriksaan fakta, dan pemerataan akses pendidikan serta kesehatan.

"AI bukan musuh manusia. AI adalah alat. Jika kita mampu mengarahkan, mengatur, dan mengawasinya, maka AI akan memperkuat bangsa, bukan melemahkannya," tutur Stella Christie. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.