Kemenkeu Bidik Daya Saing! Strategi Baru Disiapkan untuk Dongkrak Iklim Usaha Nasional
📅 Selasa, 14 Okt 2025, 20:30 WIB | Oleh: Tim PenulisSelain itu, pemerintah juga menerbitkan terkait sertifikasi untuk peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta yang mengatur relaksasi impor bahan baku industri.
Febrio mengatakan, salah satu contoh nyata dampak deregulasi tersebut terlihat pada sektor pertanian.
Pada awal tahun, pemerintah melakukan pemangkasan sekitar 145 regulasi terkait pupuk sehingga distribusi pupuk menjadi lebih cepat dan mudah diakses petani.
"Yang di awal tahun diberikan deregulasi yang cukup kuat di sektor pertanian, khususnya pupuk dipangkas sekitar 145 regulasi untuk pupuk sehingga memang terlihat dampaknya nyata," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian waktu itu 1 Januari 2025, pupuk langsung sudah bisa dibeli oleh masyarakat dan langsung bisa digunakan Ini membuat pertumbuhan gabah. Ini juga produksinya meningkat cukup signifikan, sehingga sektor pertanian kita juga akan terdorong kuat sesuai dengan prioritas dari Bapak Presiden, tambahnya.
Ke depan, Kemenkeu bakal memperkuat dialog langsung dengan pelaku usaha untuk mengidentifikasi kendala regulasi yang masih membebani.
Fokus utama koordinasi akan dilakukan bersama otoritas perpajakan dan kepabeanan guna menciptakan sistem yang lebih efisien.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita connect langsung dengan kebutuhan-kebutuhan, dan concern dari pelaku usaha terkait dengan regulasi-regulasi yang masih membebani atau yang menyulitkan. Kalau di Kementerian Keuangan tentunya ini banyak terkait dengan perpajakan, baik DJP maupun DJBC yang nanti akan kita connect dengan lebih banyak (pelaku usaha)," jelasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!