Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jaktim Telah Vaksinasi 13 Ribu Hewan Penular Rabies

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 16:25 WIB | Oleh:
Jaktim Telah Vaksinasi 13 Ribu Hewan Penular Rabies Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Timur menggelar vaksinasi rabies untuk hewan penular rabies (HPR) di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Sabtu (20/9).

Jakarta -- Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Timur mengungkapkan, sebanyak 13 ribu hewan di wilayah tersebut telah mendapatkan vaksinasi rabies sejak Januari hingga September 2025. 

"Rekapitulasi sejak Januari hingga September tahun ini sebanyak 13.135 hewan penular rabies sudah melakukan vaksinasi rabies," kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur Taufik Yulianto saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Vaksinasi dilakukan terhadap berbagai jenis hewan penular rabies seperti anjing, kucing, kera dan musang. Sebanyak 13.135 tersebut terdiri dari 10.833 kucing, 2.218 anjing, 45 kera dan 39 musang.

Taufik menyebutkan, vaksinasi HPR ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempertahankan status bebas rabies yang dilakukan secara konsisten.

Karena itu, kegiatan vaksinasi ini dilakukan secara rutin oleh petugas di seluruh kecamatan Jakarta Timur, baik melalui pos pelayanan vaksinasi tetap hingga kegiatan jemput bola ke permukiman warga.

"Kami terus upayakan secara konsisten melakukan vaksinasi hewan penular rabies termasuk melalui kerja sama dengan komunitas pecinta hewan dan klinik hewan swasta," ujar Taufik.

Taufik menjelaskan, tingkat partisipasi masyarakat dalam program vaksinasi rabies tahun ini cukup tinggi.

Hal tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan dan mencegah penularan penyakit yang dapat berakibat fatal tersebut.

"Rabies masih menjadi ancaman jika tidak dicegah. Karena itu, kami terus mengedukasi masyarakat agar memastikan hewan peliharaannya divaksin secara berkala," katanya.

Selain vaksinasi, Suku Dinas (Sudin) KPKP Jakarta Timur juga rutin mengadakan sosialisasi tentang bahaya rabies dan cara penanganan bila terjadi gigitan hewan.

Warga dapat segera mencuci luka gigitan dengan air mengalir dan sabun selama minimal 15 menit. Kemudian melapor ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Hingga akhir tahun 2025, Sudin KPKP Jakarta Timur (Jaktim) menargetkan cakupan vaksinasi bisa terus bertambah, terutama melalui kegiatan lapangan yang menyasar wilayah padat penduduk dan permukiman padat hewan peliharaan.

"Harapan kami, seluruh masyarakat berperan aktif dengan membawa hewan peliharaannya ke pos vaksinasi terdekat. Pencegahan rabies adalah tanggung jawab bersama," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Menanti Data Inflasi AS, 25 Juni 2026

11 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Menanti Data Inflasi AS, 25...
Nasional
UI Paparkan Pembangunan Kot...
Nasional
Ziarah makam pahlawan di Su...

Gadai emas menjelang tahun ajaran baru

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Gadai emas menjelang tahun ...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 7
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.