Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Lagi Bergantung pada Beras! Pemkab Cirebon Genjot Tanaman Sorgum di Lahan Petani!

8 Senin, 13 Okt 2025, 20:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Lagi Bergantung pada Beras! Pemkab Cirebon Genjot Tanaman Sorgum di Lahan Petani! Tak Lagi Bergantung pada Beras! Pemkab Cirebon Genjot Tanaman Sorgum di Lahan Petani! Doc: ANTARA/ Fathnur Rohman
Ket. Bibit tanaman sorgum yang mulai dikembangkan di Cirebon, Jawa Barat.

CIREBON – Pengembangan komoditas sorgum sebagai alternatif tanaman pangan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim dan fluktuasi harga beras.

Secara kasual, sorgum menawarkan keunggulan karena tahan kekeringan, memiliki masa tanam singkat, dan bisa diolah menjadi berbagai produk pangan maupun pakan. Diversifikasi ini mencerminkan upaya pemerintah mengurangi ketergantungan pada satu sumber karbohidrat utama sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi petani di lahan marginal.

Tantangannya terletak pada ketersediaan benih unggul, riset pascapanen, dan penguatan pasar agar sorgum benar-benar menjadi komoditas yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, membantu petani mengembangkan komoditas sorgum sebagai alternatif tanaman pangan melalui perluasan lahan tanam serta mempertemukan kelompok tani dengan pembeli (off-taker) agar hasil panen bisa terserap.

Kepala Distan Cirebon Deni Nurcahya di Cirebon, Senin (13/10), mengatakan pengembangan sorgum sudah dilakukan di dua wilayah, yakni Kecamatan Beber dan Desa Matangaji, dengan luas sekitar dua hektare dan ditargetkan bertambah menjadi lima hektare.

Selain itu, ia menyebutkan penanaman bibit sorgum pun telah dilakukan di wilayah Plumbon, Cirebon, pada awal Oktober 2025 dengan memanfaatkan lahan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).

“Potensinya (sorgum) cukup bagus. Kami bantu petani bertemu off-taker agar secara ekonomis hasilnya bisa terserap,” katanya.

Ia menjelaskan harga jual sorgum di tingkat petani cukup menjanjikan, sekitar Rp40 ribu per kilogram, dengan masa panen yang bisa dilakukan hingga tiga kali dalam satu tahun.

Oleh karena itu, pihaknya saat ini rutin memberikan pendampingan dan penyuluhan terkait dengan pola penanaman sorgum yang efektif.

Selain itu, ia memastikan penanaman sorgum diarahkan pada lahan tidak produktif agar tidak mengganggu komoditas utama seperti padi dan jagung yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

“Prinsipnya, penanaman sorgum tidak boleh berebut lahan dengan tanaman utama,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan memastikan pengembangan sorgum di provinsi tersebut terus diperluas dengan dukungan dari Kementerian Pertanian (Kementan) yang telah menyiapkan lahan seluas 5.000 hektare di berbagai daerah.

Ia mengemukakan lahan di Jabar yang sudah ditetapkan untuk penanaman sorgum berada di beberapa kabupaten, di antaranya delapan hektare di Cirebon, 20 hektare di Majalengka, 50 hektare di Garut dan sebagian di Kabupaten Sukabumi.

Program tersebut, kata dia, merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dengan memanfaatkan lahan tidak produktif agar bisa menghasilkan komoditas bernilai ekonomi tinggi.

Erwan pun menyampaikan sorgum memiliki potensi besar karena seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan, mulai dari biji untuk bahan pangan serta batang sebagai bahan baku bioetanol.

“Tidak ada yang terbuang dari tanaman sorgum ini. Semua bagiannya bermanfaat,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Soekarno Run Jadi Gerakan A...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.