Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hamas Serahkan 7 Sandera ke Palang Merah di Kota Gaza

📅 Senin, 13 Okt 2025, 14:02 WIB | Oleh: Tim Penulis

Israel memperkirakan seluruh 20 sandera yang masih hidup akan diserahkan kepada Palang Merah "Senin pagi", menurut juru bicara kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, menjelang batas waktu tengah hari (09.00 GMT) berdasarkan ketentuan perjanjian gencatan senjata yang diusulkan Trump.

Juru bicara Netanyahu mengatakan para tahanan akan "dibebaskan setelah Israel mendapat konfirmasi bahwa semua sandera kami yang akan dibebaskan besok telah melintasi perbatasan ke Israel".

Israel tidak memperkirakan semua sandera yang tewas akan dikembalikan pada hari Senin.

KTT Gaza

Trump dan Sisi akan memimpin pertemuan puncak perdamaian Gaza yang dihadiri lebih dari 20 pemimpin dunia pada hari Senin di Sharm El-Sheikh, Mesir.

Pertemuan tersebut bertujuan "untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, meningkatkan upaya untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, dan mengawali era baru keamanan dan stabilitas regional", kata kantor kepresidenan Mesir.

Pada hari Minggu, Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan bahwa sebuah "dokumen yang mengakhiri perang di Jalur Gaza" diharapkan akan ditandatangani selama pertemuan "bersejarah" tersebut.

Sumber diplomatik mengatakan mediator AS, Mesir, Qatar dan kemungkinan Turki akan menandatangani dokumen jaminan selama pertemuan puncak.

Namun, tidak ada satu pun pihak yang bertikai akan hadir, karena kantor Netanyahu menyatakan tidak ada pejabat Israel yang akan ambil bagian, menyusul konfirmasi sebelumnya dari Hamas yang menyatakan pihaknya tidak akan mengirimkan perwakilan.

Di antara mereka yang diperkirakan hadir adalah Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Raja Yordania Abdullah II, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan mitranya dari Turki Recep Tayyip Erdogan. Kanada juga akan diwakili oleh Perdana Menteri Mark Carney.

Mesir mengatakan 21 negara akan ambil bagian, dengan perwakilan juga diharapkan dari Uni Eropa dan Liga Arab, Uni Emirat Arab, Oman, Pakistan, Indonesia, India, dan Jerman, antara lain.

Iran mengatakan pada hari Senin, baik Presiden Masoud Pezeshkian maupun Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi tidak akan hadir, setelah mengonfirmasi bahwa mereka menerima undangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

55 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.