BPBD Jaktim Pantau Titik Rawan Banjir di Rawa Terate
📅 Senin, 12 Jan 2026, 11:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur (Jaktim) melakukan monitoring wilayah rawan banjir di Jalan Kramayuda, Kampung Petukangan, RT 010/RW 005, Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur.
"Sejak pagi, kami sudah melakukan monitoring di wilayah rawan genangan. Hasil pantauan sementara, terdapat genangan air akibat hujan yang turun sejak pagi," kata Kepala Satuan Tugas Koordinator Wilayah BPBD Jakarta Timur, Ali Kojim, saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin (12/1).
Pemantauan tersebut menyusul turunnya hujan dengan intensitas ringan pada Senin pagi, dan bertujuan memastikan kondisi wilayah serta meminimalkan dampak banjir terhadap aktivitas warga.
Ali menyebutkan pemantauan itu difokuskan pada titik-titik yang kerap mengalami genangan dan banjir saat hujan turun.
Berdasarkan laporan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi DKI Jakarta Wilayah Jakarta Timur, banjir mulai terpantau sekitar pukul 09.00 WIB dengan ketinggian air mencapai sekitar 30 sentimeter (cm).
Sebaiknya Anda baca juga:
Seiring berjalannya waktu, ketinggian air bertambah menjadi sekitar 40 cm pada pukul 10.00 WIB.
"Kami terus memantau perkembangan ketinggian air serta kondisi saluran drainase di sekitar lokasi. Kami bersama personel masih di lapangan," ujar Ali.
Dia menjelaskan hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur kawasan tersebut menyebabkan air menggenang di badan jalan dan lingkungan sekitar permukiman warga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski demikian, hingga laporan dibuat, belum ada aduan terkait warga yang harus dievakuasi akibat genangan tersebut.
"Petugas terus kami siagakan untuk mengantisipasi apabila terjadi peningkatan genangan," ucap Ali.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, BPBD Jakarta Timur menurunkan dua personel TRC untuk melakukan pemantauan langsung di lapangan serta melaporkan perkembangan situasi secara berkala.
Ali mengimbau kepada seluruh warga yang berada di wilayah rawan banjir agar tetap waspada, terutama saat hujan turun.
Warga juga diminta segera melapor kepada pihak terkait apabila banjir bertambah tinggi atau mengganggu aktivitas sehari-hari.
"Koordinasi dengan unsur kelurahan dan instansi terkait terus dilakukan agar penanganan dapat segera dilaksanakan jika kondisi memburuk," tegas Ali.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!