Bukan Sekadar Tugas, TNI Jadi Sahabat Anak Papua di Pedalaman Yalimo
📅 Minggu, 12 Okt 2025, 22:35 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-Satgas Yonif 521/DY
WAMENA - Tawa riang anak-anak Papua pecah menyambut kehadiran prajurit TNI Satgas Yonif 521/DY di Distrik Apalapsili, Kabupaten Yalimo. Dalam suasana sederhana di pedalaman pegunungan, para prajurit berbagi kebahagiaan dengan membagikan bingkisan dan bermain bersama anak-anak, menciptakan momen haru yang menggambarkan kehangatan dan persaudaraan antara TNI dan rakyat.
Dansatgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata dalam keterangan yang diterima di Wamena, Minggu mengatakan kehadiran TNI di Papua bertujuan untuk melindungi dan menyejahterakan rakyat.
“Interaksi positif dengan anak-anak adalah bagian dari upaya untuk menciptakan rasa aman dan nyaman dan membangun komunikasi positif dengan masyarakat di wilayah penugasan tetapi tepatnya di pedalaman Papua,” katanya.
Menurut dia, momentum tersebut menggambarkan bahwa TNI bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sahabat masyarakat.
“Kami hadir hadir untuk mendukung kesejahteraan dan mempererat hubungan emosional dengan kedekatan masyarakat setempat,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan canda tawa antara TNI dan anak-anak Papua terlihat dalam kegiatan yang membangun kedekatan menunjukkan sisi humanis TNI dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat Distrik Apalapsili, Kabupaten Yalimo
“Kami ini bagian dari rakyat karena kekuatan TNI berada di rakyat. Kami ingin rakyat di pedalaman Papua menjadi sahabat TNI dan dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan di sini,” katanya.
Dia menambahkan tawa riang anak-anak pecah menyambut kehadiran prajurit TNI Satgas Yonif 521/DY dengan kehangatan yang menyatukan dalam kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang penuh makna.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Anak-anak dengan wajah polos dan mata berbinar berlarian mendekat, seakan menemukan sahabat yang lama dinanti. Mereka bermain dan bercanda bersama, hingga suasana sederhana itu berubah menjadi pelukan persaudaraan yang begitu erat,” ujarnya.
Dia menyatakan momen ini mencerminkan senyum tulus anak-anak Papua adalah sumber kekuatan yang tidak bisa digantikan, setiap tawa mereka adalah doa, setiap genggaman tangan kecil mereka adalah pengingat bahwa masa depan bangsa ada di pundak generasi muda yang hari ini sedang tumbuh dengan segala keterbatasannya.
“Komsos sederhana ini menjadi bukti bahwa kebersamaan mampu menumbuhkan cinta kasih dan persaudaraan tumbuh di mana pun, bahkan di tanah ujung timur nusantara. Senyum anak-anak Papua hari ini adalah doa dan harapan bagi Indonesia esok hari,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!