Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemilu Myanmar Jadi Agenda Utama KTT ASEAN di Kuala Lumpur

📅 Sabtu, 11 Okt 2025, 23:04 WIB | Oleh:
Pemilu Myanmar Jadi Agenda Utama KTT ASEAN di Kuala Lumpur Doc: Bernama

KUALA LUMPUR - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, 26–28 Oktober 2025, akan membahas pelaksanaan pemilu yang damai di Myanmar.

Hal tersebut tertuang dalam hasil pertemuan Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan – dalam kapasitas Malaysia sebagai Ketua ASEAN – dengan otoritas Myanmar, di Myanmar, Kamis (9/10) kemarin.

"Hal ini (pemilu Myanmar) akan diangkat dan dibahas oleh negara-negara Anggota ASEAN pada KTT Ke-47 ASEAN mendatang di Kuala Lumpur," tulis keterangan Kementerian Luar Negeri Malaysia, di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat, menyangkut hasil pertemuan itu.

Menlu Malaysia dalam kunjungannya ke Myanmar bertemu Ketua Komisi Keamanan dan Perdamaian Negara (SSPC) sekaligus Penjabat Presiden Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing.

Menlu Malaysia juga bertemu Perdana Menteri sekaligus Menteri Persatuan Perencanaan Nasional, U Nyo Saw, serta bertemu dengan Menteri Persatuan Luar Negeri, U Than Swe.

Dalam pertemuannya, Menlu Malaysia membahas poin-poin utama Konsensus Lima Poin ASEAN (5PC), yaitu penghentian kekerasan, bantuan kemanusiaan, dan dialog inklusif dengan seluruh pemangku kepentingan Myanmar.

Ia mendesak penghentian serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil, deklarasi gencatan senjata, dan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada mereka yang membutuhkan, tanpa batasan.

Menlu Malaysia juga secara resmi menegaskan kembali kesiapan Malaysia untuk menawarkan bantuan dan menyediakan lingkungan yang kondusif dan netral guna memfasilitasi dialog inklusif dengan seluruh pemangku kepentingan Myanmar, seraya menggarisbawahi komitmen ASEAN terhadap solusi yang inklusif.

Menlu Malaysia turut menyampaikan kepada otoritas Myanmar aspirasi para pemangku kepentingan Myanmar, yang telah diserap Malaysia sejak mengambil alih Kepemimpinan ASEAN awal tahun ini.

Pembahasan juga dilakukan terkait ancaman kejahatan transnasional dan penerimaan Timor-Leste sebagai anggota ASEAN ke-11.

Mengenai ancaman kejahatan transnasional, terutama perdagangan narkoba dan penipuan daring, diskusi juga difokuskan pada penguatan kerja sama regional dalam menanggulangi kegiatan-kegiatan tersebut.

Berkaitan dengan pemilu Myanmar yang akan dilaksanakan akhir tahun ini, Menlu Malaysia menyatakan bahwa sebagai komponen kunci demokrasi, pemilu harus diselenggarakan sesuai dengan prinsip-prinsip proses yang bebas, adil, transparan, dan kredibel.

Ia menggarisbawahi bahwa pemilu harus diselenggarakan di seluruh negara tersebut dengan partisipasi seluruh partai politik dan pemangku kepentingan.

Menlu Malaysia juga mencatat undangan yang disampaikan kepada negara-negara anggota ASEAN untuk mengirimkan pemantau pemilu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.