Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Padang Gencarkan Strategi Turunkan Angka Stunting, Bappeda: Kami Fokus dan Serius

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 14:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Padang Gencarkan Strategi Turunkan Angka Stunting, Bappeda: Kami Fokus dan Serius Doc: Antara Foto
Ket. Rapat koordinasi regional program percepatan penurunan stunting 2025 di Kota Padang, Sumatera Barat. Di Kota Padang, kami berkonsentrasi untuk penurunan stunting dan sudah melakukan berbagai strategi untuk mencapainya, ujar Yenni Yuliza.

 Pemerintah Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), melakukan berbagai strategi dalam upaya menurunkan angka prevalensi stunting di kota tersebut.

"Di Kota Padang, kami berkonsentrasi untuk penurunan stunting dan sudah melakukan berbagai strategi untuk mencapainya," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang Yenni Yuliza, di Padang, Jumat.

Yenni Yuliza mengatakan untuk menekan angka prevalensi stunting, Pemerintah Kota Padang melakukan sejumlah intervensi di antaranya kolaborasi antarperangkat daerah agar upaya penanganan bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

"Penanganan stunting ini tidak hanya menjadi tanggung jawab satu dinas tetapi semua harus berkolaborasi," kata Yenni.

Ia mengatakan Kota Padang tidak hanya fokus pada bayi tetapi juga melakukan pencegahan sejak dini atau saat anak masih dalam kandungan ibunya. Kemudian, pada tahap remaja Dinas Pendidikan memberikan edukasi terkait pola hidup sehat hingga pembekalan kepada calon pengantin sebelum menikah.

Dengan cara ini Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mempunyai tugas masing-masing dalam menekan angka stunting di Kota Padang.

Tidak hanya itu, Dinas Sosial setempat juga memiliki peran dalam hal penanganan stunting. Sebab, secara tidak langsung stunting berkaitan erat dengan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat.

"Penurunan angka stunting juga berkaitan erat dengan upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata dia.

Selain kolaborasi antardinas, Kota Padang juga belajar dari Kabupaten Pasaman, Kota Payakumbuh, dan Kota Solok yang tergolong berhasil dalam mengatasi stunting. Tidak hanya itu, Padang juga akan mengidentifikasi sasaran bayi yang berisiko, melakukan intervensi yang lebih spesifik, serta memperkuat kolaborasi antarsektor untuk mencapai target nasional.

"Upaya menekan angka stunting merupakan target nasional sehingga dibutuhkan kerja sama di tingkat pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota. Oleh karena itu, kolaborasi antarperangkat daerah sangat dibutuhkan agar kebijakan yang diterapkan berhasil," katanya.

Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka prevalensi stunting Kota Padang pada 2024 sebesar 20,6 persen.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan program percepatan penurunan stunting telah dilaksanakan sejak 2018 hingga saat ini. Pemerintah setempat memastikan intervensi stunting terus berjalan karena hal ini bisa berdampak pada cita-cita Indonesia Emas 2045.

"Kondisi ini perlu menjadi perhatian kita semua karena dampak dari stunting bersifat jangka panjang dan dapat mengancam terwujudnya Indonesia Emas," kata dia.

Ia mengatakan Indonesia Emas tidak akan terwujud apabila kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan tidak memadai. Oleh sebab itu, Sumbar harus mengambil langkah-langkah strategis dalam penanganan stunting melalui intervensi spesifik dan intervensi sensitif yang dilakukan secara konvergen, integratif dan berkualitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...
Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.