Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemimpin Oposisi Perempuan asal Venezuela, Maria Corina Machado, Raih Nobel Perdamaian 2025

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 16:39 WIB | Oleh:

Cengkeraman keras rezim Venezuela terhadap kekuasaan dan penindasannya terhadap rakyat bukanlah hal yang unik di dunia. Kita melihat tren yang sama secara global: supremasi hukum disalahgunakan oleh mereka yang berkuasa, media bebas dibungkam, kritikus dipenjara, dan masyarakat didorong ke arah pemerintahan otoriter dan militerisasi. Pada tahun 2024, lebih banyak pemilu diadakan daripada sebelumnya, tetapi semakin sedikit pemilu yang bebas dan adil.

Dalam sejarahnya yang panjang, Komite Nobel Norwegia telah memberikan penghargaan kepada para perempuan dan laki-laki pemberani yang telah melawan penindasan, yang telah membawa harapan kebebasan di sel penjara, di jalanan, dan di alun-alun publik, dan yang telah menunjukkan melalui tindakan mereka bahwa perlawanan damai dapat mengubah dunia.

Setahun terakhir, Machado terpaksa hidup dalam persembunyian. Meskipun menghadapi ancaman serius terhadap nyawanya, ia tetap tinggal di negara itu, sebuah pilihan yang telah menginspirasi jutaan orang.

Ketika rezim otoriter merebut kekuasaan, penting untuk mengakui para pembela kebebasan yang berani yang bangkit dan melawan. Demokrasi bergantung pada orang-orang yang menolak untuk diam, yang berani melangkah maju meskipun menghadapi risiko besar, dan yang mengingatkan kita bahwa kebebasan tidak boleh dianggap remeh, melainkan harus selalu dipertahankan – dengan kata-kata, dengan keberanian, dan dengan tekad.

Maria Corina Machado memenuhi ketiga kriteria yang tercantum dalam wasiat Alfred Nobel untuk pemilihan penerima Hadiah Perdamaian. Ia telah menyatukan oposisi di negaranya. Ia tak pernah goyah dalam melawan militerisasi masyarakat Venezuela. Ia teguh dalam mendukung transisi damai menuju demokrasi.

Maria Corina Machado telah menunjukkan bahwa perangkat demokrasi juga merupakan perangkat perdamaian. Ia mewujudkan harapan masa depan yang berbeda, di mana hak-hak dasar warga negara dilindungi, dan suara mereka didengar. Di masa depan ini, masyarakat akhirnya akan bebas hidup damai. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.