Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KKP Kembangkan Kampung Nelayan Modern Menjadi Kampung Merah Putih

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 00:32 WIB | Oleh:
KKP Kembangkan Kampung Nelayan Modern Menjadi Kampung Merah Putih Doc: ist
Ket. aktivitas nelayan

BATAM – Para nelayan mulai mendapat perhatian dengan dibangunnya Kampung Nelayan Merah Putih. Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini akan dibangun di kawasan Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Staf Ahli Menteri KKP Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya Trian Yunanda mengatakan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan pengembangan dari Kampung Nelayan Modern (Kalamo) yang telah dibangun KKP di Biak, Papua.  “KKP akan membangun Kampung Nelayan Merah Putih, ini updating dari Kampung Nelayan Mdern yang dibangun di Biak,” kata Trian di Batam, Selasa. 

Trian hadir mewakili KKP dalam kegiatan penyerahan 94 sertifikat hak milik (SHM) oleh Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman kepada warga terdampak pengembangan proyek Rempang Eco City yang direlokasi ke kawasan Tanjung Banun. 

Menurut dia, sudah ada peningkatan pengembangan dalam rencana pembangunan ini yang diintegrasikan dengan program Presiden yakni membangun koperasi desa, dan kelurahan merah putih.  Akan ada pembangunan sarana prasarana perikanan dan kelautan di kawasan Tanjung Banun yang nantinya diharapkan seluruh kegiatan nelayan akan terintegrasi, mulai dari penangkapan, pengolahan, hingga wirausaha.  

“Jadi itu nanti terintegrasi. Harapannya itu nanti warga di sini nelayan bisa membentuk kelembagaan koperasinya, dan kami bangun fasilitas sarana prasarana produksi,” ujarnya. Sarana dan prasarana produksi yang akan dibangun, adalah tambatan perahu nelayan atau dermaga.

Panjang dermaga 146 meter dan lebar 46 meter. Nantinya, di lengkapi tempat kapal nelayan untuk menurunkan hasil tangkapannya di pelabuhan.  Kemudian sarana prasarana hulu dan hilir seperti SPBU untuk nelayan, pabrik es, dan tempat penyimpanan hasil tangkapan atau penyimpanan dingin (cold storage) dengan kapasitas 20 ton.

“Kami lengkapi fasilitas sarana prasarana hulu dan hilirnya, sehingga nanti nelayan bisa menangkap ikan dengan hasil tangkapan yang baik,” katanya.

KKP juga akan membangun bengkel kapal, kios logistik, dan tempat landscaping yang instagramable sehingga dapat mengundang kaula muda untuk datang ke Tanjung Banun Rempang Eco City. “Jadi orang-orang muda datang ke sini (Tanjung Banun-red), bisa juga membeli ikan-ikan segar,” katanya.

Dia mengatakan proyek KNMP Rempang ini ditargetkan selesai akhir tahun 2025, saat ini tahapannya pembangunan sedang seleksi calon penyedia. “Mudah-mudahan akhir Agustus sudah mulai groundbreaking (peletakan batu pertama), karena saat ini sedang seleksi calon penyedianya, DED sudah selesai. Targetnya Desember tahun ini selesai,” kata Trian.

Sebelumnya, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman mengatakan kementeriannya bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait dalam meningkatkan kapasitas warga terdampak proyek Rempang Eco City dengan mengadakan pelatihan dan pendampingan.

Kerja sama juga dengan KKP di antaranya penambahan perahu nelayan sebanyak 14 perahu dengan mesin ukuran 5GT, membangun rumah produksi ekonomi pengolahan ikan, dan dermaga tambahan, dermaga utama, cold storage, dan SPBU nelayan.

Jadi dari pemerintah tidak hanya BP Batam sendiri yang membangun kawasan ini. Ada transmigrasi, pemerintah kota, dan kementerian PU. Selanjutnya, KKP, TNI, ATR/BPN, pariwisata, dan kementerian pendidikan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.