Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasca Musibah di Sidoarjo, Keandalan Bangunan Ponpes Tertua di Jombang Diaudit Kementerian PU

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 16:38 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pasca Musibah di Sidoarjo, Keandalan Bangunan Ponpes Tertua di Jombang Diaudit Kementerian PU Doc: istimewa
Ket. Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU Dewi Chomistriana melakukan pengecekan terhadap keandalan bangunan pesantren, yaitu Ponpes Mamba'ul Ma'arif Denanyar di Jombang dan Lirboyo di Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (9/10)

JOMBANG - Pasca musibah yang terjadi di Pondok Pesantren Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan pengecekan keandalan bangunan pondok pesantren (Ponpes) Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang dan Ponpes Lirboyo Kota Kediri.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan dukungannya dengan mengerahkan tim dari jajaran Direktorat Jenderal Cipta Karya yang telah tersebar di seluruh Indonesia. “Tim dari Direktorat Jenderal Cipta Karya tersebar di seluruh Indonesia, sehingga harapannya kita bisa cepat pengecekannya," tambah Menteri Dody.

Sebagai tindak lanjut Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU Dewi Chomistriana melakukan pengecekan terhadap keandalan bangunan pesantren, yaitu Ponpes Mamba'ul Ma'arif Denanyar di Jombang dan Lirboyo di Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (9/10)

“Ini adalah instruksi dari Presiden yang disampaikan melalui Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) dan Menteri PU. Kami diminta untuk melakukan pengecekan terhadap keandalan bangunan di sejumlah pondok pesantren,”ujar Dirjen Dewi.

Pengecekan bangunan selain keandalan bangunan juga memperhatikan aspek penambahan bangunan-bangunan yang ada di dalam pondok pesantren.

Ponpes Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang berdiri sejak tahun 1917 ini merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertua dan terbesar di Jombang memiliki jumlah santri mencapai 4.500 santri, dimana terdapat sekitar 2.500 santri yang tinggal di asrama. 

Di Ponpes Mambaul Maarif tengah dibangun Sanitasi LPK berupa : MCK 6 bilik, tempat wudhu, tempat cuci tangan, tempat cuci bersama, IPALD (Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik) 1 unit serta menara air 1 unit. Dilaksanakan dengan metode swakelola tipe IV dan Perjanjian Kerja Sama sejak 1 Oktober 2025 - 30 Desember 2025 dengan anggaran sebesar Rp250 juta.

Dirjen Dewi selanjutnya melakukan peninjauan Ponpes Lirboyo Berlokasi di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri yang memiliki sekitar 52.000 santri. Ponpes Lirboyo saat ini sedang melakukan konstruksi berupa gedung madrasah putra (4 lantai), ruang serba guna serta kamar mandi, dan ruang penginapan santri.

Untuk Ponpes Lirboyo Kota Kediri, perencanaan bangunannya sudah baik hanya ada beberapa yang perlu dilakukan perkuatan terutama perkuatan dindingnya. "Tadi kami sudah memberikan sedikit rekomendasi kepada tukang yang sedang bekerja agar meningkatkan kualitasnya," kata Dirjen Dewi.

Kementerian PU akan melatih para santri yang memang tertarik di bidang konstruksi, sehingga nantinya kompetensi para santri bisa terjamin karena telah memiliki sertifikat dan secara legal bisa membantu pekerjaan dibidang konstruksi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.