Djokovic Tunjukkan Mental Baja
📅 Kamis, 09 Okt 2025, 07:35 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Hector RETAMAL / AFP
SHANGHAI – Mantan petenis nomor satu dunia Novak Djokovic kembali menunjukkan mental baja dan daya juang luar biasa. Meski dilanda kelelahan dan sempat cedera pergelangan kaki, petenis Serbia itu menembus perempat final Shanghai Masters. Dia menyingkirkan Jaume Munar asal Spanyol 6-3, 5-7, 6-2, Selasa (7/10) malam WIB.
Kemenangan ini menjaga langkah Djokovic untuk merebut gelar kelimanya di Shanghai, turnamen yang kini kehilangan banyak unggulan utama. Carlos Alcaraz memilih mundur untuk beristirahat. Sedangkan Jannik Sinner, Alexander Zverev, dan Taylor Fritz sudah tersingkir lebih dulu. Di usia 38 tahun, Djokovic menjadi petenis tertua yang mampu mencapai perempat final turnamen ATP Masters 1000. Dia juga menjadi unggulan tertinggi yang tersisa di Shanghai.
Meski tampil solid di awal laga dan mampu mematahkan servis Munar di gim keempat, masalah datang ketika pergelangan kaki kirinya terpeleset saat berlari ke depan net. Dia sempat minta waktu perawatan medis dan terlihat meringis menahan nyeri sebelum akhirnya melanjutkan pertandingan.
Kelelahan mulai tampak di set kedua. Djokovic beberapa kali menunduk di antara reli, bahkan sempat muntah di lapangan. Namun, dukungan penonton yang meneriakkan namanya dan melambaikan bendera Serbia memberinya tenaga tambahan. Munar memanfaatkan momen itu untuk merebut set kedua setelah Djokovic melakukan unforced error di gim ke-12.
Sempat terkulai di lapangan dan mendapatkan pertolongan medis, Djokovic kemudian bangkit di set ketiga dengan permainan penuh determinasi. Dia mematahkan servis lawan di gim pertama dan ketujuh. Ini memastikan kemenangan dalam laga berdurasi hampir tiga jam itu. Usai pertandingan, dia meneriakkan “Xie xie, wo ai ni!” (Terima kasih, aku mencintaimu!) dalam bahasa Mandarin kepada para penonton sebelum segera meninggalkan lapangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Djokovic selanjutnya akan menghadapi Zizou Bergs, petenis Belgia peringkat 44 dunia, yang menaklukkan Gabriel Diallo lewat tie-break panjang 3-6, 7-5, 7-6 (10/8). Turnamen Shanghai tahun ini memang diwarnai cuaca ekstrem.Suhu yang mencapai lebih dari 30 derajat Celsius dan kelembapan tinggi membuat banyak pemain kewalahan. Jannik Sinner bahkan terpaksa mundur akibat kram parah.
Petenis Denmark Holger Rune menyerukan agar ATP memberlakukan aturan khusus panas ekstrem di turnamen-turnamen seperti ini. Rune sendiri melangkah ke delapan besar usai mengalahkan Giovanni Mpetshi Perricard 6-4, 6-7 (7/9), 6-3. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!