Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelestarian Budaya Menjadi Benteng Identitas Bangsa

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 23:25 WIB | Oleh:
Pelestarian Budaya Menjadi Benteng Identitas Bangsa Doc: Antara
Ket. Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan (tengah) di dampingi Anggota DPR RI Cornelis (kiri) dan Bupati Ketapang Alexander (kanan), membuka Pentas Seni Budaya Dayak (PSBD) XI Tahun 2025 yang digelar di Balai Sungai Kedang, Kabupaten Ketapang, Selasa (7/10).

Pontianak - Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mengatakan semangat pelestarian budaya yang terus tumbuh di Kabupaten Ketapang mencerminkan kekayaan etnis Dayak, tetapi juga menggambarkan harmoni antarsuku yang menjadi ciri khas Kalimantan Barat menjadi benteng identitas bangsa.

"Kegiatan yang menampilkan beragam kesenian dan tradisi khas masyarakat Dayak ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai budaya lokal sekaligus menegaskan pentingnya budaya sebagai benteng identitas bangsa di tengah arus globalisasi yang kian cepat," kata Wagub di Ketapang, Rabu.

Ia juga memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang, yang dinilainya memiliki komitmen kuat dalam menjaga warisan budaya daerah. Perhatian besar pemerintah setempat terhadap kebudayaan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga jati diri masyarakat di tengah perubahan zaman.

"Pak Bupati Ketapang ini di setiap kesempatan tidak pernah melupakan adat budaya. Beliau termasuk kepala daerah yang sangat peduli terhadap pelestarian budaya lokal," tuturnya.

Lebih lanjut, Krisantus menyoroti keunikan Kabupaten Ketapang yang secara konsisten menyelenggarakan berbagai agenda budaya, mulai dari Pekan Gawai Dayak, Festival Budaya, hingga Pentas Seni Budaya Dayak, yang menurutnya menjadi wujud nyata dari praktik pelestarian tradisi.

"Pentas seni budaya ini adalah bentuk aplikatif dari upaya pelestarian budaya sebagai ruang ekspresi dan pembelajaran bagi generasi muda agar semakin mencintai budayanya," katanya.

Dia juga menegaskan bahwa budaya merupakan fondasi utama dalam membangun karakter bangsa. Ia mengingatkan bahwa bangsa yang melupakan budayanya akan kehilangan arah dan mudah tergerus oleh perkembangan zaman.

"Budaya adalah kekuatan yang harus kita lestarikan. Di era kemajuan teknologi yang pesat ini, justru teknologi harus dimanfaatkan untuk mempromosikan budaya Dayak agar dikenal di tingkat nasional bahkan internasional," katanya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap semangat yang ditunjukkan Kabupaten Ketapang melalui penyelenggaraan Pagelaran Seni Budaya Dayak (PSBD XI) dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus mengembangkan dan melestarikan kekayaan budaya sebagai bagian dari kekuatan besar bangsa Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.