Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkeu: Pemotongan Anggaran ke Jakarta Akan Ditinjau

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkeu: Pemotongan Anggaran ke Jakarta Akan Ditinjau Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/10).

JAKARTA – Anggaran untuk Provinisi Jakarta bakal dipotong sekitar 20 triliun dari pemerintah pusat. Namun, setelah lobi Gubernur Jakarta Pramono Anung ke Menteri Keuangan Purbaya, tampaknya bisa berubah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjanji mengevaluasi dana transfer dari pemerintah pusat ke Jakarta jika perekonomian sudah membaik pada triwulan kedua tahun depan.

“Ke depan, ketika ekonomi sudah berbalik, pendapatan dari pajak dan kegiatan lain meningkat, menjelang pertengahan triwulan kedua 2026, saya akan evaluasi. Nanti kalau perkiraannya lebih, saya akan kembalikan lagi ke daerah,” kata Purbaya di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/10). Menkeu menjelaskan, pengurangan dana bagi hasil (DBH) ke Jakarta dilakukan karena keterbatasan dari sisi fiskal.

Terkait nominal pemotongan Jakarta yang lebih besar dari daerah lain, dia mengungkapkan itu berdasarkan pertimbangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta yang juga lebih tinggi dibandingkan daerah lainnya. “Kalau lihat proporsional anggaran semakin besar, pasti potongannya juga semakin besar,” jelas Menkeu. Lebih lanjut, dia menyatakan selama setahun ke depan akan memantau dan melihat, apakah Jakarta dapat bertahan dengan jumlah dana tersebut atau tidak.

Apabila nantinya pendapatan negara membaik, Menkeu pun berjanji kepada Gubernur Jakarta Pramono Anung akan menghitung ulang dan evaluasi dana transfer untuk daerah. Namun, Purbaya memberikan syarat agar nantinya dana tersebut tidak dibelanjakan untuk hal-hal yang melenceng. “Kalau lebih, saya akan redistribusi lagi ke daerah. Tapi dengan syarat tadi, belanjanya jangan banyak yang melenceng-melenceng,” tutur Purbaya.

Kendati demikian, dia mengucapkan terima kasih kepada Pramono yang dapat menerima keputusan tersebut dengan baik. “Saya mau mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur, yang nggak banyak protes saat dana bagi hasilnya saya potong banyak, hampir 20 triliun,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan pemangkasan DBH tidak memengaruhi tunjangan untuk PNS, non-ASN, maupun PPPK. “Tidak ada hal yang berkaitan dengan (tunjangan) ASN,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Uji Coba:  Swedia Dipa...
Olahraga
Liverpool Resmi Tunjuk Ando...
Olahraga
Jacob Roulstone Gantikan Ma...

Musim Panas Waspada Api, Kebakaran Nagan Raya Terus Meluas

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Musim Panas Waspada Api, Ke...

Untuk Kemajuan Rakyat, Riset Unika Atma Jaya Akan Diperkuat

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Untuk Kemajuan Rakyat, Rise...
Olahraga
Timnas Indonesia vs Oman: M...

Jonatan Christie Tembus Babak 8 Besar

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Jonatan Christie Tembus Bab...
Daerah
Pemprov Sulbar Bidik Stunti...

Putri KW Sukses Menembus Babak 8 Besar

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Putri KW Sukses Menembus Ba...

Sabar/Reza Amankan Tiket Babak 8 Besar

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Sabar/Reza Amankan Tiket Ba...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.