Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR: Masyarakat Lokal Paling Terdampak Jika Status UNESCO Kaldera Toba Dicabut

📅 Minggu, 25 Mei 2025, 22:47 WIB | Oleh: Tim Redaksi
DPR: Masyarakat Lokal Paling Terdampak Jika Status UNESCO Kaldera Toba Dicabut Doc: istimewa
Ket. Geopark Kaldera Toba

JAKARTA-Peringatan dari UNESCO Global Geopark (UGGp) terhadap Geopark Kaldera Toba mendapat respons tegas dari Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty. Menurutnya, pencabutan status geopark tersebut bisa mengancam sektor pariwisata nasional dan ekonomi masyarakat lokal.

“Kalau wisatawan berkurang, dampak ekonominya akan terasa, termasuk pada perputaran usaha masyarakat sekitar Danau Toba,” ujar Evita di Jakarta, Minggu (25/5).

Menurut data, Danau Toba menarik lebih dari 420 ribu wisatawan mancanegara pada 2024. Malaysia, Singapura, Tiongkok, dan Australia menjadi negara penyumbang terbesar. Tidak hanya itu, investasi sebesar 7,5 juta USD masuk ke kawasan ini sepanjang Januari–September 2024.

“Status dari UNESCO ini jadi daya tarik tersendiri. Kalau ini hilang, maka citra Danau Toba di mata wisatawan asing bisa berubah total,” jelas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Evita juga mengungkapkan bahwa Geopark Kaldera Toba memperoleh Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 56,6 miliar pada 2024. Ia mendesak pertanggungjawaban dari pengelola dan pemerintah atas penggunaan anggaran tersebut untuk menjaga status UNESCO.

“Maksimalkan waktu yang ada untuk melakukan perbaikan. Ini menyangkut citra pariwisata Indonesia dan kredibilitas kita dalam pengelolaan konservasi alam,” tegasnya.

Evita menutup pernyataannya dengan harapan agar Danau Toba tetap menjadi destinasi unggulan berkelas dunia, dengan pengelolaan yang sesuai standar internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Nasional
Asosiasi Ojol Tolak Status ...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.