Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

15 Orang Tewas, Tanah Longsor Terjang Bus yang Melaju di India Utara

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 14:18 WIB | Oleh:
15 Orang Tewas, Tanah Longsor Terjang Bus yang Melaju di India Utara Doc: Istimewa
Ket. Personel Satuan Tugas Tanggap Bencana Nasional mencari korban selamat. Sembilan pria, empat wanita, dan dua anak-anak termasuk di antara korban tewas.

BILASPUR -  Setidaknya 15 orang tewas setelah puing-puing besar dari tanah longsor  menghantam sebuah bus di negara bagian Himachal Pradesh di utara India, Rabu (8/10).Dilansir Al Jazeera, bus tersebut sedang melaju di perbukitan dekat distrik Bilaspur ketika tanah longsor melanda setelah hujan deras selama berhari-hari. Setidaknya 20 hingga 25 penumpang berada di dalam bus saat itu. Sembilan pria, empat wanita, dan dua anak-anak termasuk di antara korban tewas, kata polisi.Tiga anak yang terluka diselamatkan dan dirawat di rumah sakit setempat, menurut pernyataan dari kantor Sukhvinder Singh Sukhu, pejabat tertinggi negara bagian. Operasi penyelamatan berlanjut pada hari Rabu dalam upaya menemukan penumpang lain yang hilang dan diyakini telah meninggal, kata polisi.Rekaman video ANI menunjukkan puing-puing bus yang hancur berserakan di jalan pegunungan saat tim penyelamat menggali reruntuhan untuk mencari orang-orang yang tertimbun tanah longsor. Rekaman video televisi lain dari lokasi kejadian menunjukkan beberapa petugas penyelamat membersihkan gundukan tanah dengan alat berat, sementara yang lain memilah-milah barang-barang yang terendam lumpur.Hujan yang turun terus-menerus telah mengguyur wilayah tersebut sejak hari Senin, membuat lereng gunung yang rapuh menjadi tidak stabil.Presiden Droupadi Murmu dan Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan belasungkawa menyusul tanah longsor tersebut.Hujan ekstrem tahun ini telah menyebabkan banjir dan tanah longsor di kawasan Asia Selatan, yang meliputi India, Pakistan, Bangladesh, Bhutan, Sri Lanka, Afghanistan, Maladewa, dan Nepal.Banjir bandang menyapu seluruh desa di negara bagian Uttarakhand di India utara pada bulan Agustus, sementara sedikitnya 44 orang tewas di negara tetangga Nepal selama akhir pekan akibat tanah longsor dan banjir yang dipicu oleh hujan deras.Hujan deras akhir pekan ini menandai berakhirnya musim hujan Nepal, yang biasanya dimulai pada bulan Juni dan berakhir pada pertengahan September. Hujan deras ini juga menyebabkan sebagian ibu kota, Kathmandu, terendam banjir dan menyebabkan pembatalan semua penerbangan domestik pada hari Sabtu.Para ahli mengatakan perubahan iklim akibat manusia semakin memperparah musim hujan di Asia Selatan, yang biasanya berlangsung dari Juni hingga September dan kembali lagi dari Oktober hingga Desember. Hujan yang dulunya dapat diprediksi, kini turun secara tidak menentu dan menghasilkan curah hujan ekstrem dalam waktu singkat, diikuti oleh musim kemarau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.