Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Sumut Sebut Medan Dapat Proyek Waste to Energy dari Danantara

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Sumut Sebut Medan Dapat Proyek Waste to Energy dari Danantara Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumut Heri Wahyudi Marpaung (kanan).

Medan - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan, bahwa Kota Medan di Sumut mendapatkan proyek waste to energy atau pembangunan stasiun Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) oleh Daya Anagata Nusantara (Danantara).

"Pemanfaatan sampah menjadi energi listrik, dan Medan salah satu kota dari 33 kabupaten/kota di Indonesia yang mendapat proyek itu," ucap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumut Heri Wahyudi Marpaung di Medan, Selasa (7/10).

Menurutnya, tidak semua provinsi di Indonesia mendapatkan proyek waste to energy ini dengan memanfaatkan sampah oleh Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia.

Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumut, sedang mengelola sampah di tempat pemrosesan akhir (TPA) dengan menggunakan sistem sanitary landfill atau sistem tertutup.

"Dengan volume sampah mencapai 1.800 ton lebih per hari di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan," katanya.

Dia mengatakan, volume sampah maupun metode pengelolaannya menjadi bahan pertimbangan untuk bisa mengusulkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Heri menyebutkan, Gubernur Sumut Bobby Nasution telah mendorong agar Kota Medan masuk dalam daftar 33 daerah di Indonesia untuk mendapatkan program proyek PSEL dengan membangun PLTSa.

"Kriteria utama adalah volume sampah yang dihasilkan antara 1.000 ton sampai 1.200 ton per hari. Sementara Kota Medan berkisar 1.800 ton per hari. Jadi standarnya dapat," jelas dia.

Pihaknya menyebutkan, saat ini sedang dilakukan pengecekan lapangan guna mewujudkan proyek PSEL di kawasan Seruwai, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.

"Kalau sudah siap, nanti akan resmi masuk program PSEL lewat Keppres (Keputusan Presiden). Kita lihat yang sudah berhasil PLTSa di Kota Surabaya dan Kota Surakarta," ungkap Heri.

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) akan meluncurkan proyek waste to energy atau pembangunan stasiun Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) pada akhir Oktober 2025.

Danantara bersama pemerintah menargetkan pembangunan 33 stasiun PSEL di seluruh wilayah Indonesia dengan setiap lokasi berkapasitas 1.000 ton sampah per hari dan nilai investasi mencapai Rp2 triliun hingga Rp3 triliun.

“Insya Allah, rencananya kita ingin me-launching program ini pada akhir bulan Oktober,” ujar CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengolah Sampah menjadi Energi (Waste to Energy) di Wisma Danantara, Jakarta, Selasa (30/9).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Layanan paspor Minggu Ceria...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Knicks Akhiri Penantian 53 Tahun Rebut Gelar NBA

Knicks Akhiri Penantian 53 Tahun Rebut Gelar NBA

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.