Israel-Hamas Memulai Perundingan di Mesir di Bawah Rencana Perdamaian Trump
📅 Selasa, 07 Okt 2025, 08:41 WIB | Oleh: Lili LestariBaik Hamas maupun Israel menanggapi usulan Trump secara positif, namun mencapai kesepakatan mengenai rinciannya akan menjadi tugas yang sangat besar.
Rencana tersebut membayangkan pelucutan senjata Hamas, yang kemungkinan besar tidak akan diterima oleh kelompok militan tersebut.
Rencana tersebut juga mengatur penarikan pasukan Israel secara bertahap dari Gaza, tetapi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk mengerahkan kembali pasukan "jauh di dalam" wilayah tersebut sambil menjamin pembebasan para sandera.
Menurut sumber Palestina, pertukaran sandera-tahanan awal akan "memerlukan waktu beberapa hari, tergantung pada kondisi lapangan terkait penarikan pasukan Israel, penghentian pengeboman, dan penangguhan semua jenis operasi udara".
Sebaiknya Anda baca juga:
Negosiasi tersebut akan bertujuan untuk "menentukan tanggal gencatan senjata sementara", ujar seorang pejabat Hamas, serta menciptakan kondisi untuk tahap pertama rencana tersebut, di mana 47 sandera yang ditawan di Gaza akan dibebaskan sebagai imbalan atas ratusan tahanan Palestina.
Komite Palang Merah Internasional mengatakan pihaknya siap membantu pemulangan sandera dan tahanan serta memfasilitasi akses bantuan di seluruh Gaza.
"Perang telah menghancurkan semua yang saya bangun sepanjang hidup saya," kata Mohammed Abu Sultan, 49, yang melarikan diri dari Kota Gaza bersama 20 anggota keluarga ke kamp Nuseirat di Gaza tengah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penghentian Militer
Sumber Palestina yang dekat dengan Hamas mengatakan Hamas akan menghentikan operasi militernya seiring dengan penghentian pengeboman dan penarikan pasukan Israel dari Kota Gaza.
Namun, kepala militer Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir memperingatkan jika negosiasi gagal, maka militer akan "kembali berperang" di Gaza.
Hamas menyandera 251 orang dalam serangan 7 Oktober 2023, 47 di antaranya masih berada di Gaza. Dari jumlah tersebut, militer Israel menyatakan 25 orang tewas.
Menurut rencana Trump, sebagai imbalan atas para sandera, Israel diperkirakan akan membebaskan 250 tahanan Palestina dengan hukuman seumur hidup dan lebih dari 1.700 tahanan dari Gaza yang diambil selama perang.
Hamas bersikeras mereka harus memiliki suara dalam masa depan wilayah itu, meskipun peta jalan Trump menetapkan bahwa Hamas dan faksi lain "tidak memiliki peran apa pun dalam pemerintahan Gaza".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!