Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Israel dan Hamas Siap Berunding, Para Negosiator Berkumpul di Mesir

📅 Senin, 06 Okt 2025, 10:31 WIB | Oleh:
Israel dan Hamas Siap Berunding, Para Negosiator Berkumpul di Mesir Doc: AP
Ket. Menu Israel Gideon Saar berharap pemerintahnya "paling dekat dengan kesepakatan penyanderaan sejak Januari" karena Israel dan Hamas sedang mempersiapkan negosiasi tidak langsung di Mesir pada hari Senin.

KAIRO - Delegasi dari Hamas, Israel, dan Amerika Serikat akan berkumpul di Mesir untuk berunding pada hari Senin (6/10). Presiden AS Donald Trump meminta para negosiator untuk "bergerak cepat" guna mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir dua tahun di Jalur Gaza.

Para utusan tersebut dijadwalkan bertemu di kota resor Sharm El-Sheikh di Mesir, pada malam peringatan dua tahun serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang memicu perang.

Baik Hamas maupun Israel telah menanggapi secara positif peta jalan Trump untuk mengakhiri pertempuran dan membebaskan tawanan di Gaza dengan imbalan warga Palestina yang ditahan di penjara Israel, meskipun rinciannya masih perlu diselesaikan.

Seorang pejabat senior Hamas mengatakan kepada AFP bahwa kelompok itu "sangat ingin mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang dan segera memulai proses pertukaran tahanan sesuai dengan kondisi lapangan".

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ia berharap para sandera dapat dibebaskan dalam beberapa hari.

Trump menulis di platform Truth Social miliknya, Minggu (5/10), "telah ada diskusi yang sangat positif dengan Hamas" dan pihak-pihak lain mengenai pembebasan tawanan dan diakhirinya perang.

Pembicaraan tersebut "berjalan cepat", katanya. "Tahap pertama harus diselesaikan minggu ini, dan saya meminta semua orang untuk BERGERAK CEPAT".

Trump mengirim dua utusan untuk membantu menyelesaikan kesepakatan: utusan khususnya Steve Witkoff, dan menantunya Jared Kushner.

Kepala negosiator Hamas, Khalil al-Hayya, tiba di Mesir pada Minggu malam sebagai kepala delegasi, kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.

Delegasi Israel akan berangkat ke Mesir pada hari Senin, menurut Netanyahu.

Setelah berbulan-bulan upaya mediasi yang terhenti oleh Amerika Serikat, Mesir , dan Qatar yang bertujuan untuk mengakhiri perang , para menteri luar negeri dari beberapa negara menyatakan optimisme atas dorongan diplomatik terbaru dalam pernyataan bersama, menyebut negosiasi tersebut sebagai "peluang nyata" untuk mencapai gencatan senjata yang berkelanjutan.

Pada hari Minggu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mendesak Israel untuk menghentikan pengeboman Gaza menjelang diskusi, dengan mengatakan "Anda tidak dapat membebaskan sandera di tengah-tengah serangan".

Serangan berkelanjutan Israel pada hari Minggu menewaskan sedikitnya 20 orang di wilayah Palestina, menurut badan pertahanan sipil Gaza.

Kairo mengatakan perundingan baru itu akan bertujuan meletakkan "kondisi dasar dan rincian pertukaran semua tahanan Israel dan tahanan Palestina".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

40 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.