Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gedung Putih: PHK Massal Siap Dimulai Jika Negosiasi Buntu

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Gedung Putih: PHK Massal Siap Dimulai Jika Negosiasi Buntu Doc: afp
Ket. Sumber: US House of Representatives

WASHINGTON DC – Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih Kevin Hassett pada Minggu (6/10), mengatakan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan memulai PHK massal pegawai federal jika Presiden Trump memutuskan negosiasi dengan anggota Kongres dari Partai Demokrat untuk mengakhiri penutupan sebagian pemerintah "sama sekali tidak membuahkan hasil".

Ketika penutupan (shutdown) pemerintahan memasuki hari kelima, Hassett mengatakan kepada program State of the Union di CNN bahwa ia masih melihat peluang bagi Partai Demokrat untuk mundur, sehingga dapat menghindari penutupan yang mahal dan gelombang PHK pegawai federal yang telah diancamkan oleh Direktur Anggaran Gedung Putih, Russell Vought.

“Presiden Trump dan Russ Vought sedang mempersiapkan langkah-langkah dan bersiap untuk bertindak jika diperlukan, namun berharap hal itu tidak terjadi,” ujarnya.

“Jika Presiden memutuskan bahwa negosiasi benar-benar tidak menuju ke mana-mana, maka PHK akan dimulai. Tapi saya pikir semua orang masih berharap bahwa ketika minggu baru dimulai, kami bisa membuat Partai Demokrat menyadari bahwa adalah hal yang masuk akal untuk menghindari PHK seperti itu,” tambahnya.

Trump sendiri menggambarkan potensi PHK tersebut pada 5 Oktober sebagai “PHK karena Demokrat”, dan mengatakan kepada para wartawan: “Siapa pun yang di-PHK, itu karena Demokrat.”

Shutdown dimulai pada 1 Oktober, awal tahun fiskal federal 2026, setelah Senat Demokrat menolak tindakan pendanaan jangka pendek yang akan membuat badan-badan federal tetap buka hingga 21 November.

“Mereka menolak berbicara dengan kami,” kata Pemimpin Demokrat di Senat, Chuck Schumer, kepada program Face the Nation di CBS, seraya menegaskan bahwa kebuntuan ini hanya bisa diselesaikan melalui pembicaraan lanjutan antara Presiden Trump dan empat pemimpin Kongres.

Partai Demokrat menuntut perpanjangan permanen kredit pajak premi yang ditingkatkan untuk membantu warga AS membeli asuransi kesehatan swasta melalui Undang-Undang Perawatan Terjangkau (Affordable Care Act/ACA).

Titik Temu

Para senator Demokrat dan Republik telah mengadakan pembicaraan informal yang bertujuan untuk menemukan titik temu mengenai perawatan kesehatan dan isu-isu lain dengan harapan mencapai kesepakatan untuk membuka kembali pemerintahan.

Ketika ditanya apakah para legislator sudah lebih dekat dengan kesepakatan, Senator Demokrat Ruben Gallego mengatakan kepada CNN: "Saat ini, belum."

Pada Senin (6/10), Senat melakukan pemungutan suara untuk kelima kalinya atas RUU pendanaan sementara yang telah disahkan DPR yang dikuasai Partai Republik, dan untuk alternatif dari Partai Demokrat. Kedua RUU tersebut diperkirakan tidak akan mendapatkan 60 suara yang dibutuhkan untuk lolos.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.