Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya, Pemkab Banyuwangi Kerahkan Tim Bantuan Evakuasi dan Pertolongan Medis

📅 Kamis, 03 Jul 2025, 15:57 WIB | Oleh:
Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya, Pemkab Banyuwangi Kerahkan Tim Bantuan Evakuasi dan Pertolongan Medis Doc: Istimewa
Ket. Tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap 42 orang yang dinyatakan hilang dalam tenggelamnya

SURABAYA - Sejumlah pihak terus melakukan penanganan terkait tragedi tenggelamnya Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Tunu Pratama Jaya dalam pelayaran dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana Rabu malam (2/7). Mereka terlibat aktif untuk melakukan penyelamatan hingga evakuasi korban.

Dilansir situs remi pemkab, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait dalam insiden tersebut terlibat penuh dalam proses penanganan. 

Ipuk mensiagakan sejumlah sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Sejak semalam sejumlah armada ambulance sudah bersiaga. RSUD Blambangan juga telah menyiapkan ruang khusus bagi para korban yang membutuhkan tindakan medis. Tenaga kemanusiaan di bawah BPBD Banyuwangi dan Tagana Dinsos Banyuwangi juga turut aktif membantu tim evakuasi.

“Bersamaan itu, pemkab juga telah melakukan asesmen awal atas korban meninggal guna memastikan penanganan yang tepat. Mulai dari pendampingan psikologis hingga bantuan untuk keluarga,” Kamis (3/7).

“Kami turut bela sungkawa atas tenggelamnya Kapal KMP Tunu Pratama Jaya. Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan yang dalam perawatan segera diberi kesembuhan,” ungkapnya. 

“Seluruh jajaran Pemkab Banyuwangi yang terkait turut aktif dalam penanganan tragedi ini,” terang Ipuk.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Banyuwangi, MY Bramuda, mengatakan, atas perintah Bupati Ipuk, pihaknya juga juga menyiapkan bantuan makanan untuk membantu logistik tenaga relawan maupun keluarga korban yang berkumpul di Pelabuhan Ketapang.

Perlu diketahui, saat ini telah disiagakan tiga pos pemantau proses penanganan korban tenggelam KMP Tunu Putra Jaya. Selain di Pelabuhan Ketapang sendiri, juga diaktif pos di Pelabuhan Tanjungwangi dan Pelabuhan Boom.

Hingga Kamis siang, data yang dihimpun menunjukkan sebanyak 31 penumpang ditemukan selamat, sedangkan lima orang dinyatakan meninggal dunia. Para korban ditemukan dan diidentifikasi di beberapa lokasi, seperti Polsek Gilimanuk, ASDP Gilimanuk, hingga RSU Negara. 

Sedangkanb tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap 42 orang lainnya yang masih dinyatakan hilang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

53 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.