Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KKP - Komisi IV DPR Berdayakan UMKM Perikanan lewat Program Gemarikan di Yogya

📅 Senin, 06 Okt 2025, 10:58 WIB | Oleh: Tim Redaksi
KKP - Komisi IV DPR Berdayakan UMKM Perikanan lewat Program Gemarikan di Yogya Doc: istimewa
Ket. Ketua Komisi IV DPR-RI, Ibu Siti Hediati Soeharto bersama Staf Ahli Menteri Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga, Bapak Victor Gustaf Manoppo serta Sesditjen PDSPKP, Machmud saat menghadiri kegiatan Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kabupaten Bantul dan Gunungkidul (26/9)

JAKARTA- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Komisi IV DPR RI berkomitmen memberdayakan UMKM perikanan di berbagai daerah. Salah satunya melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Yogyakarta, yang mendorong masyarakat gemar mengkonsumsi ikan sekaligus mendukung produk UMKM perikanan setempat.

Menurut Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga, Victor Gustaf Manoppo, pemberdayaan UMKM menjadi bagian integral dari desain program Gemarikan. Kampanye Gemarikan di Provinsi DIY bersama Ketua Komisi IV DPR RI berlangsung pekan lalu.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya bagi UMKM perikanan melalui penyerapan produk yang kemudian didistribusikan kepada penerima manfaat di Bantul dan Gunungkidul,” ujar Victor di Jakarta, Jumat (3/10).

Victor juga menekankan pentingnya sinergi dengan Komisi IV DPR RI untuk memastikan program pemerintah efektif menggerakkan roda perekonomian dari level paling bawah.

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto) saat kegiatan Gemarikan di Bantul, menegaskan bahwa kebiasaan makan ikan adalah pondasi ekonomi desa yang mandiri. Program yang dinilainya memiliki manfaat nyata itu, tidak hanya menumbuhkan kesadaran pentingnya makan ikan, tetapi juga membantu perekonomian nelayan dan pelaku usaha di desa agar hidup lebih sejahtera.

“Semakin banyak kita makan ikan, semakin banyak nelayan dan penjual ikan mendapatkan penghasilan. Artinya, kebiasaan sehat dan sederhana ini mendukung kesejahteraan keluarga dan masyarakat desa,” ujarnya.

Dia juga mengajak masyarakat menghidupkan usaha kecil pengolahan ikan. “Mari kita hidupkan usaha kecil pengolahan ikan, supaya ekonomi masyarakat naik dan anak-anak terbiasa makan ikan. Kita harus bersatu, mengolah hasil laut dan hasil bumi bersama untuk kesehatan dan kesejahteraan,” tegasnya saat kegiatan di Gunungkidul.

Kegiatan Gemarikan di Yogyakarta digelar di tiga titik, yakni Desa Kelor (Kabupaten Bantul), serta Desa Srimulyo dan Desa Selang (Kabupaten Gunungkidul) pada 26 September 2025. Di setiap lokasi, masyarakat menerima 500 paket Gemarikan berisi ikan segar dan produk olahan ikan. Secara keseluruhan, 1.500 paket dibagikan dengan prioritas penerima manfaat ibu hamil, ibu menyusui, balita, remaja putri, dan kelompok masyarakat rawan stunting. Produk perikanan tersebut diperoleh dari UMKM di Yogyakarta.

Kegiatan Gemarikan ini juga menjadi bagian dari rangkaian puncak peringatan Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan yang puncaknya akan jatuh pada 26 Oktober 2025, sebagai momentum meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat terhadap pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa peningkatan konsumsi ikan erat kaitannya dengan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus kesejahteraan pelaku utama perikanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.