Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes Buka Layanan Hotline Pengaduan MBG

📅 Senin, 06 Okt 2025, 18:35 WIB | Oleh:
Kemenkes Buka Layanan Hotline Pengaduan MBG Doc: Instagram/@kemenkes_ri

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi membuka layanan hotline pengaduan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil untuk menindaklanjuti laporan dugaan keracunan yang terjadi di beberapa daerah.

Masyarakat yang mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, atau sesak napas akibat MBG dapat segera melapor. Pengaduan bisa disampaikan melalui call center 119 atau nomor Whatsapp +62 87777591097.

“Mual, muntah, pusing, atau sesak setelah mengonsumsi MBG? Jangan tunggu parah. Segera hubungi 911 atau datang ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan cepat.” kata Kemenkes dalam unggahan Instagram@kemenkes_ri.

Kemenkes menegaskan, setiap aduan masyarakat akan langsung ditangani oleh tim Public Safety Center (PSC). Mekanisme ini memastikan penanganan cepat terhadap dugaan keracunan yang terjadi di lapangan.

Selain membuka hotline, pemerintah juga memperketat pengawasan dapur penyedia MBG di seluruh wilayah Indonesia. Pengawasan dilakukan terhadap kebersihan, sanitasi, dan kualitas bahan pangan yang digunakan.

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan pengawasan dilakukan dengan melakukan standarisasi pelaporan, sertifikasi pangan, dan pengawasan berlapis.

“Kita ingin melakukan standarisasi dari laporan dan angka-angka kejadian kasus, ujarnya pada konferensi pers terkait MBG di Gedung Kemenkes, Jakarta, pada Kamis (2/10) lalu.

Kemenkes bersama BPOM dan BGN akan menjadi bagian dari sistem sertifikasi terpadu untuk memastikan makanan aman dan sesuai standar. Selain itu, proses percepatan sertifikasi juga telah disiapkan agar tidak menghambat distribusi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Sekolah membutuhkan perbaik...
Luar Negeri
Italia Mendidih, 3 Orang Te...

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.