Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memperketat Pengawasan untuk Antisipasi Influenza A di Sulsel

25 Minggu, 04 Okt 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memperketat Pengawasan untuk Antisipasi Influenza A di Sulsel Memperketat Pengawasan untuk Antisipasi Influenza A di Sulsel Doc: Antara
Ket. Pasien yang mengidap gejala demam sebagai dampak perubahan iklim menjalani perawatan di salah satu faskes di Sulsel.

Makassar - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat pengawasan dan kewaspadaan terhadap peningkatan aktivitas virus influenza A yang terpantau secara nasional, untuk pencegahan penularan di daerah setempat.

"Langkah ini dilakukan melalui penguatan surveilans dan kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dr Evi Mustikawati Arifin di Makassar, Minggu.

Pihaknya mengikuti arahan Kementerian Kesehatan dengan meningkatkan pemantauan terhadap kasus influenza-like illness (ILI) atau penyakit serupa influenza serta infeksi saluran pernapasan akut berat.

Menurut dia, peningkatan aktivitas influenza secara nasional masih berada dalam rentang kewaspadaan dan belum menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Meski demikian, pemerintah daerah diminta memperkuat deteksi dini dan kesiapan layanan kesehatan.

Oleh karena itu, kata dia, penguatan surveilans menjadi salah satu langkah penting mengidentifikasi perkembangan kasus sejak awal sekaligus memastikan penanganan pasien sesuai tingkat keparahan penyakit.

"Hingga awal Oktober 2026, Dinkes Sulsel belum menemukan kasus influenza A di wilayah Sulsel. Meski begitu, kita harus tetap waspada," katanya.

Kementerian Kesehatan mencatat peningkatan aktivitas influenza pada Agustus hingga September 2026, yang masih mengikuti pola musiman di Indonesia dan sejumlah negara ASEAN.

Evi mengingatkan masyarakat agar tidak mengaitkan peningkatan influenza secara langsung dengan cuaca panas atau fenomena El Nino. Pasalnya, influenza merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, sedangkan peningkatan aktivitas dapat mengikuti pola musiman.

Meski demikian, kondisi cuaca ekstrem tetap perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi kebugaran tubuh, antara lain akibat kelelahan, kurang tidur, maupun dehidrasi. Masyarakat diimbau menjaga daya tahan tubuh dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Dinkes Sulsel juga memastikan fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, tetap siap melakukan deteksi, pemeriksaan, pemantauan, dan penanganan pasien sesuai kondisi klinis masing-masing.

Untuk kasus dengan gejala ringan, penanganan umumnya dapat dilakukan melalui istirahat dan terapi suportif. Khusus pasien dengan gejala berat maupun mereka yang termasuk kelompok berisiko tinggi memerlukan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

Terkait ketersediaan obat, ia menyebutkan, Kementerian Kesehatan telah mempercepat distribusi antivirus, termasuk Oseltamivir, ke fasilitas pelayanan kesehatan. Namun, obat tersebut tidak diperuntukkan bagi konsumsi massal dan harus digunakan berdasarkan indikasi medis serta pemeriksaan dokter.

Ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian obat secara berlebihan atau aksi borong.

Menurutnya, langkah yang lebih penting memastikan ketersediaan obat di fasilitas kesehatan sesuai kebutuhan dan memperkuat kesiapan pelayanan medis.

Ia menyerukan masyarakat perlu tetap tenang di tengah peningkatan aktivitas influenza.

Kewaspadaan, deteksi dini, serta penerapan pola hidup sehat menjadi langkah penting untuk mencegah risiko penularan dan menjaga kesehatan masyarakat di Sulsel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Daerah
Pelajar Buleleng Punya Tuga...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.