Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Agam Sigap Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Ratusan Korban Keracunan MBG hingga Pulih Sepenuhnya

📅 Kamis, 02 Okt 2025, 16:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Agam Sigap Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Ratusan Korban Keracunan MBG hingga Pulih Sepenuhnya Doc: Antara
Ket. Bupati Agam Benni Warlis sedang memberikan keterangan kepada wartawan usai keracunan MBG, Rabu (1/10) malam.

Lubuk Basung - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menanggung seluruh biaya berobat bagi korban keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dirawat di pusat pelayanan kesehatan.

Bupati Agam Benni Warlis di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan seluruh biaya berobat ditanggung oleh Pemkab Agam yang dirawat di Puskesmas Manggopoh, Puskesmas Lubuk Basung, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung dan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Rizki Bunda.

"Kita menanggung seluruh biaya berobat korban dan kita telah menetapkan kejadian luar biasa," katanya.

Ia mengatakan saat ini ada 110 korban keracunan diduga menyantap nasi goreng program MBG, Rabu (1/10) siang.

Korban merupakan pelajar TK, SD, MTs, SMP, guru, orang tua dan lainnya yang tersebar di Nagari Manggopoh dan Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung.

Ke-110 korban itu mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Manggopoh, Puskesmas Lubuk Basung, RSUD Lubuk Basung dan RSIA Rizki Bunda.

"Saat ini masih ada sekitar puluhan korban di rawat dan sebagian sudah pulang setelah kondisi sudah membaik usai mendapatkan perawatan secara intensif," katanya.

Ia mengakui korban ini mengalami keracunan usai menyantap nasi goreng program MBG dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Nagari Kampung Tangah.

Mereka mengalami pusing, muntah dan lainnya setelah beberapa jam menyantap nasi goreng tersebut.

Setelah itu, korban dibawa ke Puskesmas Manggopoh, RSUD Lubuk Basung dan RSIA Rizki Bunda oleh pihak orang tua.

"Kita menyiagakan mobil ambulans dan tenaga medis untuk melayani korban," katanya.

Untuk sementara, operasional SPPG tersebut dihentikan sementara waktu dan telah membahas dengan Badan Gizi Nasional di Padang.

Sementara sampel makanan telah dibawa ke laboratorium Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Padang untuk diperiksa dalam mencari penyebab keracunan itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

19 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Warga Akan Lebih Sehat Bila Tinggal di Rumah yang Layak Huni

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Akan Lebih Sehat Bila...

ASN Yang Segera Memasuki Masa Pensiun Perlu Persiapan

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.