Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Di Saat Semua Moda Sepi, Penerbangan Luar Negeri Malah Makin Ramai, Mobiltas Domestik Melambat?

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 21:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Di Saat Semua Moda Sepi, Penerbangan Luar Negeri Malah Makin Ramai, Mobiltas Domestik Melambat? Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Pesawat yang dioperasikan maskapai Emirates asal Uni Emirate Arab.

JAKARTA – Pada Agustus 2025, jumlah penumpang di hampir semua moda transportasi tercatat menurun. Menariknya, satu-satunya yang tetap tumbuh justru angkutan udara internasional.

Tren ini mengisyaratkan mobilitas domestik mulai melambat, sementara minat bepergian ke luar negeri justru meningkat.

Fenomena ini bisa jadi cermin perubahan pola konsumsi masyarakat, di mana traveling ke luar negeri makin dianggap terjangkau sekaligus prestisius dibanding perjalanan dalam negeri.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut moda transportasi angkutan udara internasional pada Agustus 2025 tercatat sebanyak 1,92 juta penumpang, yang disebabkan oleh penambahan rute penerbangan.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah mengatakan pada Agustus 2025 jumlah penumpang seluruh moda transportasi mengalami penurunan kecuali angkutan udara internasional.

"Jumlah penumpang angkutan udara internasional naik sebesar 5,19 persen secara bulanan, peningkatan pada mode angkutan udara internasional, salah satunya disebabkan oleh penambahan rute penerbangan," kata Habibullah di Jakarta, Rabu (1/10).

Jumlah penumpang angkutan udara domestik tercatat 5,10 juta orang, turun 6,66 persen secara bulanan. Angkutan laut domestik 2,50 juta orang, turun 15,52 persen; angkutan kereta 45,58 juta orang, turun 9,02 persen; dan angkutan sungai, danau, dan penyeberangan (ASDP) 4,09 juta orang, turun 7,72 persen.

Namun demikian, secara tahunan terjadi peningkatan jumlah penumpang pada hampir seluruh moda transportasi, kecuali pada angkutan udara domestik.

"Peningkatan jumlah penumpang tertinggi terjadi pada mode angkutan laut domestik, yaitu sebesar 13,06 persen secara tahunan. Sementara angkutan udara domestik mengalami penurunan, jumlah penumpang sebesar 8,45 persen secara tahunan," jelasnya.

Dari sisi perkembangan angkutan barang, terjadi peningkatan jumlah angkutan barang pada angkutan laut domestik, dan angkutan kereta di Agustus 2025.

Pada angkutan laut domestik tercatat sebesar 42,97 juta ton, dan angkutan kereta 6,40 juta ton.

"Pertumbuhan tertinggi tercatat pada angkutan kereta, yaitu sebesar 2,61 persen," ujar Habibullah.

Secara tahunan, peningkatan jumlah angkutan barang hanya terjadi pada angkutan laut domestik, yaitu 7,86 persen dibanding Agustus 2024.

Kenaikan penumpang angkutan udara internasional di saat semua moda transportasi lain turun menunjukkan adanya pergeseran preferensi mobilitas masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Sarasehan Kemerdekaan di Jakarta

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Sarasehan Kemerdekaan di Ja...
Daerah
Pemkot Surabaya dan Kementa...
Ekonomi
Penggagalan peredaran 8,96 ...
Nasional
Upaya pemadaman kebakaran l...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Persija vs Persib Digelar di SUGBK, Cek Jadwal Super League 2026

Persija vs Persib Digelar di SUGBK, Cek Jadwal Super League 2026

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.