Bukan Sekadar KEK, Nongsa Digital Park Siap Jadi Inkubator Talenta Muda Digital
📅 Rabu, 01 Okt 2025, 21:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/ Teguh Prihatna
BATAM – Punya ide kreatif saja nggak cukup kalau tak didukung sarana edukasi yang tepat, apalagi buat generasi muda di bidang kreatif digital.
Industri ini bergerak cepat, menuntut skill yang terus update mulai dari desain, animasi, coding, sampai manajemen konten.
Adanya ruang edukasi—baik formal maupun nonformal—bisa jadi bekal penting supaya talenta muda nggak cuma jadi penonton, tapi pelaku utama yang kompetitif.
Lebih jauh, fasilitas edukasi ini juga berperan sebagai ekosistem pembelajaran yang menghubungkan kreativitas dengan kebutuhan industri.
Karenanya, Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) menilai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda yang bergerak dalam bidang kreatif digital.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Harapan saya tempat ini bisa menjadi sarana bagi anak-anak Indonesia, bahkan yang jauh dari Batam, untuk belajar animasi dan industri kreatif digital,” ujar Staf Ahli Menteri Bidang Sistem Pemasaran dan Infrastruktur Kemenkraf Septriana Tangkary saat kunjungan kerja bersama Komisi VII DPR RI di Batam, Rabu (1/10).
Ia menambahkan, keberadaan lebih dari 300 talenta digital di salah satu mitra NDP, Infinite Studios, menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menghasilkan karya berkualitas dengan tenaga lokal.
“Film-film animasi yang ditonton di mancanegara banyak dibuat di sini. Anak-anak muda harus tahu bahwa mereka juga bisa berkontribusi,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
KEK Nongsa Digital Park adalah salah satu langkah strategis Indonesia untuk memperkuat ekonomi digital, memanfaatkan posisi geografis dan konektivitas Batam, sekaligus menciptakan ekosistem teknologi dan kreatif yang kompetitif di level regional. Kalau dikembangkan dengan baik, bisa jadi showcase bagi Indonesia di era digital global.
Anggota Komisi VII DPR RI Rico Mendoza juga menyampaikan pentingnya menjadikan NDP sebagai destinasi edukasi sekaligus wisata industri kreatif.
Ia menilai kunjungan pelajar dari berbagai daerah akan membuka kesempatan lebih luas bagi pengembangan talenta.
“Kita ingin sekolah-sekolah, bukan hanya SMA tapi juga SMP, bisa mengadakan kunjungan studi ke sini. Batam bisa menjadi pusat kunjungan edukasi kreatif. Ini bisa seperti ‘Universal Studios’ Indonesia di wilayah Sumatera,” kata Rico.
Rico menekankan bahwa pengembangan industri kreatif di Batam akan semakin strategis karena kawasan tersebut berstatus KEK.
“Dengan letaknya yang dekat dengan Singapura, Batam punya daya tarik sebagai pusat industri kreatif sekaligus destinasi wisata edukasi,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!