Turrima-Biotech Kampanyekan Pentingnya Sinergi Jaga Ketahanan Pangan
📅 Selasa, 30 Sep 2025, 18:30 WIB | Oleh: Haryo BronoPesan itulah yang berusaha mereka sampaikan melalui tagline “Indonesia Indah, Indonesia Cerah, Turrima Berbagi Berkah”. Tagline tersebut sekaligus menjadi pesan optimisme di tengah tantangan ekonomi global. Harapan itu dirangkum dalam gerakan kecil namun berdampak besar, mengembalikan kepercayaan diri bangsa lewat pangan.
Ke depan, Turrima membawa visi yang lebih luas “Greening the Desert”. Sebuah kampanye untuk menghijaukan lahan-lahan tandus, khususnya di kawasan Afrika, dengan pendekatan bioteknologi ramah lingkungan. Turrima melihat peluang besar untuk menjadikan tanah gersang kembali subur, sehingga pangan bukan lagi persoalan geopolitik, melainkan hak universal umat manusia.
“Kalau tanah tandus bisa kembali hidup, dunia akan lebih seimbang. Indonesia bisa menjadi pionir dalam diplomasi pangan global. Dan kami ingin Turrima mengambil bagian dalam misi itu,” ungkap Dzia yang oleh orang tuanya diberi misi pemasaran internasional.
Menurut Dzia, visi tersebut menempatkan Indonesia sebagai pemain aktif dalam solusi pangan dunia. Tidak hanya mengekspor produk, Turrima juga menawarkan model kemandirian pangan berkelanjutan yang bisa diterapkan di mana saja, dari desa di Jawa hingga padang pasir Afrika.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kisah Turrima adalah aksi nyata bagaimana inovasi lokal bisa menjangkau panggung global. Dari Sragen, mereka membangun jembatan menuju Afrika. Dari sawah, mereka bicara tentang diplomasi internasional. Dan dari tanah air, mereka mengingatkan; bela negara bisa dilakukan dengan memberi makan rakyat dan menjaga bumi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!