Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Marquez Samai Rossi, Juara Dunia MotoGP Ketujuh Kali

📅 Senin, 29 Sep 2025, 07:21 WIB | Oleh:
Marquez Samai Rossi, Juara Dunia MotoGP Ketujuh Kali Doc: Toshifumi KITAMURA / AFP
Ket. Pembalap MotoGP Spanyol dari Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, merayakan kemenangannya dengan trofi setelah balapan kelas MotoGP di Grand Prix Jepang di Mobility Resort Motegi, Motegi, Prefektur Tochigi, pada 28 September 2025.

MOTEGI, JEPANG – Pembalap asal Spanyol Marc Marquez menutup perjalanan panjang penuh luka dengan air mata kebahagiaan. Pembalap Ducati itu resmi mengunci gelar juara dunia MotoGP ketujuhnya. Ini sekaligus yang pertama sejak 2019. Dia finis di posisi kedua Grand Prix Jepang, Minggu (28/9). Sedangkan kemenangan balapan diraih rekan setimnya, Francesco Bagnaia.

Dominasi Marquez sepanjang musim memang sulit terbantahkan. Hanya butuh finis pertama atau kedua untuk memastikan gelar, tanpa peduli posisi adik sekaligus rival terdekatnya, Alex Marquez. Begitu melintasi garis finis, pembalap 32 tahun itu langsung menengadah. Dia mengangkat kedua tangannya, lalu menangis tersedu. Itu sebuah pelepasan emosi setelah bertahun-tahun dirundung cedera.

“Sulit sekali bicara sekarang. Saya hanya ingin menikmati momen. Perjalanannya sangat berat, super sulit. Tapi kini saya kagum diri sendiri, bagaimana semua menjadi bagian dari hidup,” ucap Marquez sambil menahan tangis. Kemenangan di Motegi menjadi catatan manis tersendiri. Jepang selalu menghadirkan sejarah bagi Marquez. Dia sebelumnya mengunci gelar dunia di sirkuit ini pada tahun 2014, 2016, dan 2018.

Kini, koleksi tujuh gelarnya menyamai legenda Italia, Valentino Rossi. Padahal pada tahun 2020, Marquez sempat hampir menyerah setelah patah lengan kanan membuatnya absen panjang dan nyaris pensiun dini. Di sisi lain, Bagnaia yang tampil dengan motor Ducati meraih kemenangan keduanya musim ini setelah sebelumnya lebih banyak dirundung hasil mengecewakan.

Pembalap Italia itu bahkan melengkapi akhir pekan sempurna dengan menjuarai sprint race pada hari Sabtu. “Kali ini panggung utama milik Marc. dia pantas mendapatkannya. Bagi saya, ini awal yang baik untuk bangkit lagi,” ujar Bagnaia. Jalannya balapan berlangsung relatif tenang. Bagnaia mempertahankan posisi terdepan sejak start. Sedangkan Marquez melejit ke urutan kedua usai menyalip Pedro Acosta di pertengahan lomba. Sejak itu, jalan menuju gelar terbuka lebar.

Meski sempat khawatir lantaran motornya mengeluarkan asap sembilan lap menjelang finis, Bagnaia tetap bertahan hingga garis akhir dan menjuarai GP Jepang untuk tahun kedua berturut-turut. Podium dilengkapi Joan Mir (Honda) di posisi ketiga, diikuti Marco Bezzecchi (Aprilia) dan Alex Marquez di urutan keenam.

Juara bertahan Jorge Martin justru harus menepi. Pembalap Spanyol itu absen setelah mengalami patah tulang selangka akibat insiden dengan Bezzecchi di sprint race. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Open Base Lanud Hang Nadim

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Open Base Lanud Hang Nadim

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.