Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investasi Masuk ke Subang Berkembang Pesat

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 16:05 WIB | Oleh:
Investasi Masuk ke Subang Berkembang Pesat Doc: ANTARA/Raisan
Ket. Foto udara pembangunan kawasan industri.

SUBANG -- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Subang, Jawa Barat menyebutkan investasi yang masuk ke daerah tersebut sejak beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan cukup pesat.

Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Subang Dikdik Solihin di sela acara Subang Investment Forum 2026 di Subang, Rabu, menyampaikan perkembangan investasi yang masuk ke daerah itu didukung dengan hadirnya sejumlah kawasan industri dan sarana infrastruktur.

Perkembangan investasi ini terlihat sejak 2022 hingga 2025 yang mencapai angka paling tinggi, yakni Rp18,2 triliun. Capaian itu melengkapi target yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Rp10,5 triliun.

Dia mengatakan perkembangan investasi ini didukung kehadiran kawasan industri yang cukup strategis di wilayah Subang, ditambah dengan perkembangan pembangunan infrastruktur di daerah setempat.

Hal tersebut menjadi poin utama yang mampu menarik para investor untuk menanamkan investasi di Subang. Belum lagi ke depannya Pemkab Subang akan memiliki peraturan daerah tentang kemudahan investasi di Subang.

Bupati Subang Reynaldy Putra menyampaikan saat ini Subang telah menjadi salah satu daerah di Provinsi Jawa Barat yang menjadi sasaran investasi.

Seiring dengan hal tersebut, ia berkomitmen untuk tetap menjaga identitas daerah setempat lumbung padi nasional.

"Bagi para investor, kami yang menjamin keamanan dan kenyamanan para investor untuk menanamkan investasinya di Subang," kata dia.

Menurut dia, perkembangan pembangunan infrastruktur di wilayah Subang cukup mendukung para investor untuk menanamkan investasi di daerah itu.

Ia mengatakan dengan kehadiran Pelabuhan Patimban sebagai pengembangan kawasan industri modern, hal itu terus membuka diri daerah setempat bagi semua dunia usaha.

"Kami ingin memastikan investasi yang masuk ke Subang tidak hanya menguntungkan bagi pelaku usaha. Tapi membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya serta bermanfaat untuk warga Subang. Tenaga kerjanya harus orang Subang," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Nasional
Asosiasi Ojol Tolak Status ...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.