Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penjualan Lesu, Volkswagen Pangkas Produksi Mobil Listrik di Dua Pabrik Jerman

📅 Minggu, 28 Sep 2025, 08:54 WIB | Oleh:
Penjualan Lesu, Volkswagen Pangkas Produksi Mobil Listrik di Dua Pabrik Jerman Doc: CBT News/Volkswagen
Ket. Volkswagen untuk sementara menghentikan produksi di Zwickau dan Emden karena permintaan kendaraan listrik yang melambat.

BERLIN - Volkswagen akan menghentikan sementara produksi di dua pabrik mobil listriknya di Jerman, tanda terbaru dari kelemahan sektor otomotif yang sedang berjuang di negara itu.

Produksi akan dihentikan di lokasi Zwickau dan Dresden di bagian timur negara itu selama seminggu pada awal Oktober, kata juru bicara raksasa otomotif Jerman itu kepada AFP pada hari Jumat (26/9).

"Kami menyesuaikan program produksi kami dengan situasi pasar," katanya. 

Kantor berita keuangan Bloomberg juga melaporkan Volkswagen akan menutup jalur pabrik selama beberapa hari di pabrik mobil listrik lain di Emden di Jerman utara.

Namun, VW menolak mengonfirmasi rincian terkait pabrik tersebut.

Produsen mobil berjuang menghadapi permintaan kendaraan listrik (EV) yang tersendat di Eropa, konsumen enggan membeli karena tingginya biaya awal dan terbatasnya infrastruktur pengisian daya.

Pemasok otomotif Bosch pada hari Kamis mengumumkan akan memangkas sepersepuluh tenaga kerjanya di Jerman sebagian karena lemahnya permintaan untuk mobil listrik, dan Ford mengatakan awal bulan ini akan memangkas hingga 1.000 pekerjaan di pabrik Cologne yang memproduksi kendaraan listrik.

Pabrik Volkswagen di Zwickau dan Dresden memproduksi kendaraan untuk keluarga mobil listrik Volkswagen ID. Zwickau juga memproduksi Q4 e-tron untuk Audi, salah satu dari 10 merek yang tergabung dalam Grup Volkswagen yang lebih luas.

Volkswagen mencapai kesepakatan dengan serikat pekerja Desember lalu untuk memangkas 35.000 pekerjaan pada tahun 2030 sebagai bagian dari rencana penghematan biaya. Selain masalah peralihan ke kendaraan listrik, VW menghadapi persaingan ketat di pasar utama, Tiongkok, dan permintaan yang lemah di Eropa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
50 Hektare Sawah Terdampak ...
Luar Negeri
Sudan Selatan Ingin Putus S...
Luar Negeri
Waduk Mengering, Mumbai di ...
  • Musim Tanah Liat Mulai Memanas
    Preview komentar:
    Hubungi Call Center (INDODAX) dan rasakan kemudahan hanya ...
    Hubungi Call Center (INDODAX) dan rasakan kemudahan hanya ...
  • Kementerian ESDM: Kebijakan B50 Hemat Devisa Negara Rp157,28 Triliun
    Preview komentar:
    "Call Center ""Bri QLola"" dapat di akses melalui ...
    "Call Center ""Bri QLola"" dapat di akses melalui ...
  • Rambut Tipis dan Mudah Lepek? Kini Ada Solusi dengan Formula Ultra Ringan
    Preview komentar:
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.