Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kopi Bemo Turut Lestarikan Aroma Khas Nusantara di Pasar Rawamangun

📅 Minggu, 28 Sep 2025, 15:30 WIB | Oleh:
Kopi Bemo Turut Lestarikan Aroma Khas Nusantara di Pasar Rawamangun Doc: Nurito

JAKARTA- Bagi pecinta dan penikmat kopi, Pasar Rawamangun di Jalan Pegambiran, Pulo Gadung, Jakarta Timur, bukan hanya menjadi tempat berbelanja sayur mayur atau kue ringan.

Berada di lantai satu pasar tradisional ini berdiri kios Kopi Bemo berukuran 3x4 meter persegi yang telah menjadi legenda sejak tahun 1965. Sebanyak 30 jenis kopi Nusantara tersaji dengan harga yang tetap ramah di kantong.

Tidak ketinggalan, Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto, bersama Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP), Taufik Yulianto, serta Wakil Camat Pulo Gadung, Agus Purwanto, juga sudah meneguk nikmat kopi di sini.

Kusmanto mengatakan, di Pasar Rawamangun ini ternyata ada yang unik dan sepertinya belum semua orang tahu. Bahwa di sini ada Barista Kopi Bemo yang sudah ada sejak tahun 1965.

"Ini sangat menarik karena di tengah pasar tradisional yang biasa ditemukan pedagang sayur mayur, ada barista kopi. Jarang ditemukan hal seperti ini," ujar dia, Sabtu (26/9).

Ia berharap, keberadaan Kopi Bemo mampu mendongkrak jumlah pengunjung dan menghidupkan gairah pasar sehingga Pasar Rawamangun makin dikenal luas.

Pemilik Kopi Bemo, Edward Nurjadi, 49 tahun, menuturkan, dirinya menjadi generasi kedua penerus usaha pamannya.

"Mulanya paman saya yang buka toko Kopi Bemo ini. Dulu beliau itu penjual mesin giling kopi. Seiring waktu ia tertarik menjual biji kopi juga. Saya meneruskan sejak 2011," ucap dia.

Menurut dia, kios ini buka setiap hari pukul 06.00-16.00 WIB. Namun, khusus hari libur atau tanggal merah, jam operasional hanya sampai pukul 14.00 WIB karena pasar biasa sudah sepi.

Ia menjelaskan, nama Kopi Bemo sendiri lahir dari sejarah pangkalan Bemo di depan Pasar Rawamangun pada tahun 1965. Para sopir Bemo sering mampir minum kopi di warung ini, saat kopi sachet belum ada.

Dulu, imbuh Edward, Kopi Bemo mampu menggiling 100 sampai 120 kilogram aneka biji kopi setiap hari dan semuanya laku terjual. Awalnya hanya menjual Robusta Lampung, Robusta Toraja, Arabica Toraja, Robusta Jawa Timur/Dampit, serta special blend.

"Kini, karena persaingan ketat dengan kopi sachet, penjual keliling, dan warung kopi, jumlah gilingan turun menjadi sekitar 30 kilogram per hari. Jumlah itu belum termasuk pesanan untuk hotel, restoran, dan kafe (Horeka) yang membeli 10 hingga 20 kilogram per minggu, bahkan ada pemesan dari luar Pulau Jawa," tutur dia.

Untuk menghadapi persaingan, Edward meningkatkan kualitas biji kopi grade 1 dan grade 2 dengan jumlah 30 varian kopi dari seluruh nusantara.

Harga jualnya bervariasi dari Rp 160.00 per kilogram untuk Robusta Lampung hingga Rp 400.000 per kilogram untuk Arabica Ijen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.