Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Imigrasi Sumbar Tegaskan Status NA di Payakumbuh: Murni Warga Negara Asing

📅 Minggu, 28 Sep 2025, 18:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Imigrasi Sumbar Tegaskan Status NA di Payakumbuh: Murni Warga Negara Asing Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Kantor Imigrasi Agam Budiman Hadiwasito saat memimpin rapat koordinasi pengawasan orang asing di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat,

Kantor Imigrasi Agam, Sumatera Barat mengklarifikasi keberadaan seorang warga negara asing inisial NA di Payakumbuh ke ombudsman dan Kakanwil Imigrasi Sumbar.

"Sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Kakanwil Imigrasi Sumbar. Setelah melakukan klarifikasi ke ombudsman Sumbar menyikapi surat Zahira (15) tentang ibunya yang mengalami masalah keimigrasian ternyata NA murni orang asing," kata Kepala Kantor Imigrasi Agam Budiman Hadiwasito, Sabtu.

Ia mengatakan berdasarkan dokumen yang ada, ayahnya NA ini berkewarganegaraan Malaysia sedangkan ibunya Singapura, tidak ada garis keturunan Indonesia baik dari ayah maupun ibunya sehingga NA ini adalah orang asing murni.

Kakanwil juga menjelaskan bahwa NA akan dipulangkan ke negaranya yaitu Malaysia. Namun Imigrasi tetap mempertimbangkan aspek Hak Asasi Manusia (HAM) di mana NA tidak akan dilakukan penangkalan sehingga dapat masuk kembali ke Indonesia untuk bertemu dan berkumpul kembali dengan anaknya tersebut. 

"Tentu dengan prosedur yang benar yaitu menggunakan paspor Malaysia dan menggunakan visa," kata Budiman.

Pihak Imigrasi menegaskan NA memang telah tinggal puluhan tahun di Indonesia, namun hal tersebut tidak otomatis menjadikan dia sebagai Warga Negara Indonesia. 

"NA tinggal tanpa izin resmi selama puluhan tahun. NA tidak pernah melapor ke kantor imigrasi dan bahkan NA memiliki KTP yang bukan haknya," katanya.

Budiman menambahkan pada 2024, NA ini sudah dideportasi ke negaranya Malaysia dengan menggunakan travel document dalam bentuk surat pengakuan cemas yang dikeluarkan Kantor Perwakilan Malaysia yang berada di Indonesia. 

Menurutnya, dokumen kependudukan yang dimilikinya seperti KTP, telah diserahkan kembali ke Disdukcapil Payakumbuh. 

Namun, ketika berada di Malaysia, NA kembali bermasalah karena mengaku sebagai WNI dengan memperlihatkan foto KTP yang ada di handphone-nya.

Akibatnya NA memperoleh Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) dan dipulangkan ke Indonesia.

Pihaknya telah mengadakan rapat bersama Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di Kota Payakumbuh.

Ia menegaskan peran masyarakat bersama anggota Timpora yang terdiri dari instansi-instansi terkait seperti kepolisian, TNI, kejaksaan, pemda, BNN dan lembaga pemasyarakatan sangat penting dalam memberikan informasi kepada petugas jika mengetahui adanya kegiatan WNA yang dianggap mengganggu ketertiban keamanan di masyarakat. 

"Hal ini mengingat wilayah kerja Imigrasi Agam yang terdiri dari 8 kabupaten kota. Peran serta instansi terkait di wilayah kerjanya masing-masing menjadi vital dalam mengawasi keberadaan orang asing sehingga sinergitas antar stakeholders ini harus ditingkatkan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.