Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program Makan Bergizi Gratis di Deli Serdang Serap 1.225 Pekerja, Mayoritas Ibu Rumah Tangga

📅 Rabu, 24 Sep 2025, 17:36 WIB | Oleh:
Program Makan Bergizi Gratis di Deli Serdang Serap 1.225 Pekerja, Mayoritas Ibu Rumah Tangga Doc: ANTARA/HO-Infokom Deli Serdang
Ket. Petugas sedang menyiapkan menu makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Deli Serdang.

LUBUK PAKAM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, tak hanya menyehatkan anak-anak sekolah. Program ini juga membuka 1.225 lapangan kerja baru, mayoritas untuk ibu rumah tangga dan anak muda, sekaligus membantu menekan angka pengangguran di daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketenagakerjaan Deli Serdang, Norma Siagian, di Lubuk Pakam, Rabu, mengatakan saat ini telah terbentuk 25 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Deli Serdang dan 20 di antaranya sudah aktif.

"Total tenaga kerja yang terserap sudah mencapai sekitar 1.225 orang. Mayoritas pekerjanya anak muda dan ibu rumah tangga, dengan prioritas warga setempat. Jadi program ini langsung berdampak nyata pada penyerapan tenaga kerja," katanya.

Ia mengatakan pekerja yang direkrut memiliki beragam tugas, mulai dari memasak, mendistribusikan makanan, memastikan peralatan makanan higienis, hingga tugas administrasi.

Selain itu, seluruh tenaga kerja yang terlibat juga telah didaftarkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan agar terlindungi secara sosial.

"Disnaker memastikan seluruh pekerja SPPG terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Begitu SPPG terbentuk, kami langsung koordinasikan dengan BPJS Ketenagakerjaan. Mereka senang hati bergabung, sehingga semua pekerja sudah terdaftar," katanya.

Ditambahkan, keberadaan SPPG bukan hanya membantu menekan angka pengangguran, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi lokal.

Hal ini sejalan dengan komitmen Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan untuk menghadirkan program yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

"Untuk keberlanjutan MBG ini boleh lah ke depannya kita bisa programkan untuk pelatihan. Di tahun ini program pelatihan itu memang belum ada, tapi menjadi masukan juga buat kita untuk membuat pelatihan di tahun 2026," katanya.

Dengan semakin luasnya cakupan MBG, lanjut dia, manfaat yang dirasakan masyarakat tidak hanya soal gizi, tetapi juga penciptaan lapangan kerja baru yang mampu mengurangi angka pengangguran.

"Rencananya di Deli Serdang potensi SPPG yang terbentuk lebih kurang 200 SPPG. Untuk saat ini baru 20 yang aktif. Tentunya MBG menjadi salah satu program nyata pemerintah yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat Deli Serdang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng

Potensi komoditas kakao Jembrana

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.