Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Atas Kepadatan Lalin Imbas Aksi Demo Petani di Jakarta

📅 Rabu, 24 Sep 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Atas Kepadatan Lalin Imbas Aksi Demo Petani di Jakarta Doc: Antara
Ket. Demo tani di area Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (24/9).

Jakarta - Polda Metro Jaya meminta maaf kepada masyarakat atas kemacetan yang terjadi di sejumlah titik di Jakarta imbas demonstrasi tani pada Rabu (24/9).

"Kami juga mengaturkan permohonan maaf kepada masyarakat yang dalam aktivitas hari ini mungkin mengalami gangguan dalam hal ketidaknyamanan dalam melintas karena ada kepadatan massa nanti di beberapa titik," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi di Jakarta, Rabu.

Kendati demikian, kata dia, masyarakat pengguna jalan diminta untuk tetap mengikuti arahan petugas lalu lintas di lapangan agar kemacetan dapat berkurang.

"Namun, tidak perlu khawatir, kami mohon masyarakat yang beraktivitas mengikuti saran dan arahan petunjuk petugas kami," kata Ade Ary.

Untuk pengamanan demonstrasi tersebut, sebanyak 9.498 personel gabungan diturunkan, khususnya di depan Gedung DPR/MPR dan area Patung Kuda, Jakarta Pusat.

"Ada 9.498 personel gabungan. Dari Polri ada 7.000-an. Kemudian dari Kodam Jaya dan gabungan dari Korps Marinir ada 1.400-an. Kemudian, dari Pemda ada 300-an dan dari Pamdal juga ada 300-an," ucap Ade Ary.

Pihaknya pun berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan demonstrasi secara humanis.

"Pelaksanaan, pelayanan, pengamanan ini harus dilaksanakan secara humanis. Yang menyampaikan pendapat, yang menyampaikan aspirasi dalam bentuk demonstrasi ataupun unjuk rasa ini adalah saudara-saudara kita juga," ujar Ade Ary.

Pada pukul 15.30 WIB, sejumlah ruas jalan di Jakarta terpantau mengalami kemacetan parah, terutama di Jalan Gatot Subroto dari arah Grogol Petamburan menuju Jakarta Selatan. Klakson kendaraan pun saling bersahutan lantaran para pengemudi meminta jalan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.