Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Max Mara Hadirkan Tas Tangan dengan Sentuhan Tradisi Kerajinan Kulit Khas Spanyol

📅 Minggu, 08 Jun 2025, 22:57 WIB | Oleh:
Max Mara Hadirkan Tas Tangan dengan Sentuhan Tradisi Kerajinan Kulit Khas Spanyol Doc: Max Mara
Ket. Salah satu koleksi tas tangan Pasticcino edisi Spanish Heritage.

JAKARTA - Proyek Pasticcino Bag World Tour dari Weekend Max Mara kembali melanjutkan perjalanannya yang menarik. Kali tour tersebut tiba di Spanyol untuk memberi penghormatan kepada tradisi kuat kerajinan kulit serta teknik kuno damascening.

Direncanakan untuk diluncurkan pada musim Gugur/Dingin 2025-26, Pasticcino Bag Spanish Heritage menjadi babak keempat dari proyek lintas musim milik Weekend Max Mara. Kali ini, edisi khusus tas Pasticcino dengan nomor dalam ukuran kecil dibuat dari kulit timbul eksklusif dengan berbagai motif yang dirancang oleh Cueros Ghadamés.

Spesialis kulit ini didirikan pada tahun 2001 oleh desainer sekaligus teknisi seni kulit, Rafael Varo Atalaya, yang telah memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman. Sebagai pengrajin dengan keahlian yang luas dan beragam, ia menjaga tradisi kulit Cordovan sembari terus berinovasi dalam teknik, desain,dan hasil akhirnya.

Tas ini dibuat dari kulit premium yang diproses untuk mencapai kelembutan ekstra, melalui metode khusus yang berasal dari tradisi pengrajin Cordovan berusia ratusan tahun, termasuk penggunaan pelat kayu dengan motif eksklusif karya Rafael Varo. Setiap tas diwarnai dan diseka secara manual, menghasilkan nuansa warna yang unik khas produk buatan tangan.

Palet warna yang halus namun hangat, mencakup cokelat kopi, khaki, hijau zaitun, biru cordoba yang dalam, cokelat cuoio yang hangat, dan hitam. Pengemas bola ikonik dari Pasticcino dihadirkan ulang sebagai elemen dekoratif melalui Teknik damascening, yaitu seni kuno di mana emas dan perak dipahat dan ditanamkan ke dalam baja yang diukir.

Proses tersebut menciptakan kontras hitam-keemasan yang memukau. Setiap bola pun jalani proses akhir bertahap yang rumit: setelah proses tanam logam yang halus, bola emas tersebut dihias lebih lanjut dengan dua tahapan pewarnaan emas.

Setiap nada warna emas yang berbeda diaplikasikan untuk menciptakan kedalaman nuansa yang khas. Seluruh bola kemudian dilapisi dengan lapisan pelindung untuk memastikan kilaunya tetap terjaga seiring waktu.

“Hasil kerajinan ini merupakan cerminan dari keahlian manufaktur Manufacturas Anframa, sebuah atelier bersejarah di Toledo yang telah dikenal luas sejak tahun 1970 atas keunggulan mereka dalam pengerjaan logam,” tulis Max Mara pada hari Kamis (5/6).

Selama bertahun-tahun, Manufacturas Anframa telah berkembang menjadi pemimpin global dalam seni produk damascene, dihargai karena keindahannya yang rumit. Proses pembuatannya menggabungkan warisan dan relevansi masa kini.

Rumah produksi itu memberikan perhatian besar pada para pengrajin yang memberi sentuhan akhir handmade yang khas. Tradisi kuno ini hanya ditemukan di Toledo, Spanyol menjadikannya bentuk seni otentik yang dihargai oleh para pecinta kerajinan tangan.

Tas Pasticcino edisi Spanish Heritage dilapisi dengan motif bunga abstrak, pola grafis, atau lukisan kuda bergaya artistik, dan disertai dustbag merah sebagai penghormatan terhadap warna khas Spanyol. Tas-tas ini bukan sekadar aksesori; mereka adalah barang koleksi yang memadukan keahlian tangan kelas dunia dengan semangat Weekend Max Mara.

Diluncurkan pada tahun 1983 sebagai koleksi gaya hidup kasual untuk akhir pekan, Weekend Max Mara kini telah berkembang menjadi merek gaya hidup Italia otentik dengan identitas yang unik dan karakter yang kuat. Koleksi ready-to-wear dan aksesori Weekend Max Mara yang luas secara mulus menyatukan elemen klasik dan modern.

Pilihan yang kontemporer dan canggih ini menggabungkan gaya formal dan kasual untuk menciptakan ragam elegansi bagi perempuan berpikiran maju, berbudaya, dan bebas berekspresi - dengan kepribadian yang melampaui tren dan musim.  Weekend Max Mara kini tersedia di sekitar 250 butik dan department store ternama di seluruh dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.