Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Padukan Boga Bahari dan Daging dengan Filosofi 'Mar i Muntanya' Dalam Hidangan Spanyol

📅 Rabu, 24 Sep 2025, 17:28 WIB | Oleh:
Padukan Boga Bahari dan Daging dengan Filosofi 'Mar i Muntanya' Dalam Hidangan Spanyol Doc: ANTARA News/Nanien Yuniar
Ket. Makanan pembuka di restoran Costa, Jakarta.

JAKARTA - Laut dan gunung atau mar i muntanya adalah filosofi yang disuguhkan di restoran Costa, Jakarta.

Filosofi tersebut bukan ide baru, melainkan terinspirasi dari restoran khas Katalonia, Spanyol, yang memadukan bahan boga bahari dan daging dalam menu-menunya.

“80 persen bahan sea food yang ada di menu, tetapi dimasak dengan animal fat,” kata Chef Ryan Theja di Jakarta, Selasa (23/9).

Dibuka resmi pada Februari 2025, restoran ini merayakan kekayaan budaya kuliner Spanyol yang kebersamaannya serupa dengan Indonesia. Makanan yang disajikan porsinya besar, jadi bisa dimakan beramai-ramai.

Costa merupakan pendatang baru di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, yang dipenuhi deretan kafe serta restoran dengan suguhan bergaya Prancis hingga Jepang. Begitu memasukinya, banyak area yang bisa dipilih tergantung suasana hati. Total kapasitasnya untuk 84 orang.

Ada sofa-sofa empuk jika ingin duduk bersama teman, kolega, atau keluarga. Ada kursi dan meja yang dekat dengan dapur untuk melihat koki dan staf beraksi menyiapkan makanan. Soalnya, konsep di restoran ini memang dapur terbuka.

Tidak ada penyekat kecuali meja-meja tempat menyiapkan bahan makanan, atau untuk mempercantik isi piring sebelum disajikan kepada tamu.

Area bar juga tersedia untuk pengunjung yang hanya ingin mengudap sambil menyesap minuman. Ada area luar ruangan yang dihiasi tanaman.

Bagi yang menginginkan privasi, tersedia ruangan privat di lantai dua.

20250924171717_COSTA-ARROZ-GAMBAS-n-patagonian-prawn-salmoretta.jpeg

Arroz Gambas dari restoran Costa, Jakarta. Antara/HO-Costa

“I'm trying to be very casual di restoran ini. Just enjoy the food. Nggak too fuzzy juga di sini,” kata Ryan, menambahkan bahwa restoran tersebut bukan restoran fine dining yang formal.

Tidak harus makan satu set menu dari makanan pembuka sampai penutup. Jika hanya ingin mengudap dan bersantai, pesan makanan-makanan ringan juga sah-sah saja.

“Jadi it's very flexible restaurant, tapi kita pakai very good ingredient. Dan nggak kalah sama restoran fine dining."

20250924171929_1.jpg

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.