Aston Villa Mesti Bangkit
📅 Rabu, 24 Sep 2025, 07:45 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: NICOLAS TUCAT / AFP
PARIS – Unai Emery berharap kembalinya Aston Villa ke Liga Eropa pekan ini bisa menjadi pemantik kebangkitan. Sedangkan Nottingham Forest bersiap menjalani kompetisi Eropa pertama dalam tiga dekade terakhir. Emery dikenal sebagai pelatih tersukses dalam sejarah Liga Eropa. Dia meraih tiga trofi bersama Sevilla dan sekali bersama Villarreal. Namun, langkah Villa musim ini belum berjalan sesuai harapan.
Hingga lima laga awal Liga Inggris, Villa belum sekalipun meraih kemenangan. Bahkan gagal mencetak gol sebelum akhirnya menahan imbang Sunderland 1-1 padahari Minggu lalu. Hasil itu membuat Emery tak bisa menyembunyikan rasa kecewa. “Awal musim ini kami belum bermain baik. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” jelasnya.
Beberapa pemain baru butuh waktu beradaptasi. Mereka yang sudah ada sejak musim lalu tahu cara meraih sukses dalam tiga tahun terakhir. Pelatih asal Spanyol ini juga pernah membawa Arsenal ke final Liga Eropa 2019. Musim lalu Villa mampu melangkah hingga perempat final Liga Champions. Dia tersingkir dengan agregat 4-5 oleh Paris Saint-Germain, tim juara.
Mereka gagal kembali lolos ke Liga Champions pada hari terakhir kompetisi, sehingga kini kembali merasakan atmosfer Liga Eropa untuk pertama kalinya sejak 2008-09. Villa akan memulai perjalanan di Grup H dengan menjamu Bologna, Jumat (26/9) dini hari WIB. Laga ini menjadi ulangan pertemuandi Liga Champions Oktober tahun lalu yang dimenangkan Villa 2-0. Bologna datang sebagai juara Coppa Italia, gelar besar pertama mereka sejak 1974.
Sementara itu, Nottingham Forest juga membawa misi sejarah. Setelah 30 tahun absen, klub dua kali juara Piala Eropa itu akhirnya kembali ke kompetisi kontinental. Pelatih baru, Ange Postecoglou, memiliki rekam jejak di Liga Europa. Musim lalu dia membawa Tottenham meraih trofi setelah mengalahkan Manchester United di final.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, awal karirnya di Forest belum mulus. Dari tiga laga pertamanya, Postecoglou gagal menang. Dua kali kalah termasuk tersingkir dini dari Piala Liga, serta imbang 1-1 melawan Burnley akhir pekan lalu. Pelatih asal Australia itu tetap teguh dengan filosofinya. “Saya ingin tim bermain menyerang dan mencetak gol. Tidak ada alasan untuk minta maaf. Itulah gaya dan cara saya ingin tim bermain,” ujar Postecoglou di City Ground, markas klub yang berjaya merebut trofi Eropa pada tahun 1979 dan 1980.
Forest akan langsung mendapat ujian berat di markas Real Betis, Kamis (25/9) dini hari WIB. Ini menjadi laga Eropa pertama mereka sejak perempat final Piala UEFA 1995-96 melawan Bayern Munich. Betis kini diperkuat winger asal Brasil Antony, yang baru meneken kontrak lima tahun setelah menjalani masa peminjaman sukses.
Klub asal Andalusia itu ditangani Manuel Pellegrini, mantan pelatih Manchester City dan West Ham, yang musim lalu membawa Betis menjadi runner-up Liga Konferensi Eropa usai kalah dari Chelsea di final. Kompetisi ini juga menghadirkan dua wakil Skotlandia: Celtic dan Rangers. Keduanya turun kasta ke Liga Eropa setelah gagal menembus fase grup Liga Champions.
Sebaiknya Anda baca juga:
Brendan Rodgers akan memimpin Celtic bertandang ke Serbia menghadapi Red Star Belgrade, duel sesama mantan juara Eropa. Sebaliknya, Rangers tengah berada dalam krisis. Mereka menjalani start terburuk sejak 1978 dan kemarahan suporter semakin memuncak. Protes mewarnai laga Piala Liga melawan Hibernian, meski Rangers menang. Ratusan bola berwarna dilemparkan ke lapangan sebagai simbol penolakan terhadap pelatih Russell Martin.
Laga Lain
Peraih dua kali juara Porto memulai langkah melawan Salzburg. Lalu, Feyenoord yang kini ditangani Robin van Persie akan menantang Braga di Portugal. AS Roma, dua kali finalis, akan menghadapi Nice di partai pembuka.
Adapun Fenerbahce, yang baru saja memecat Jose Mourinho setelah gagal lolos ke Liga Champions, akan mengawali petualangan di markas Dinamo Zagreb. Liga Eropa musim ini menjanjikan cerita bagus.
Dari upaya Emery menghidupkan kembali Aston Villa. Kemudian, kembalinya Forest ke panggung Eropa. Hingga persaingan klub-klubyang memiliki sejarah bagus di level Eropa seperti Celtic, Rangers, Porto, Roma, dan Feyenoord. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!