Hujan Guyur Dairi, Deli Serdang, Padang Lawas Utara, Karo, Langkat, Mandailing Natal, Labuhanbatu Barat, Samosir, Simalungun, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara
📅 Selasa, 23 Sep 2025, 01:46 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
MEDAN – Warga yang tinggal di daerah-daerah seperti Deli Serdang, Padang Lawas, dan Tapanuli jika tidak ada kegiatan lebih baik berada di rumah karena hari Selasa (23/9) ini bakal diguyur hujan. Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut) berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Selasa (23/9).
"Pada pagi hari cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Mandailing Natal,” kata Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan Lestari Purba di Medan.Ia menjelaskan pada siang hingga sore hari cuaca diperkirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Sumut.
Hujan dengan intensitas sedang berpeluang terjadi di Dairi, Deli Serdang, Padang Lawas Utara, Karo, Langkat, Mandailing Natal, Labuhanbatu Barat, Samosir, Simalungun, serta Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.
Sementara pada malam hari, kata dia, kondisi serupa diperkirakan terjadi dengan hujan sedang berpeluang mengguyur sejumlah daerah antara lain Deli Serdang, Padang Lawas Utara, Karo, Sibolga, Langkat, Mandailing Natal, Padang Lawas, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.
"Untuk dini hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Nias, dan Nias Selatan," katanya. BBMKG mencatat suhu udara di wilayah Sumut berkisar antara 14 hingga 34 derajat Celcius dengan kelembapan udara 55–60 persen dan angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3–7 kilometer per jam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lestari mengimbau masyarakat di wilayah lereng timur, pantai timur, pantai barat, dan pegunungan Sumut untuk waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang yang dapat terjadi secara terus-menerus. "Potensi ini bisa memicu bencana hidrometeorologis seperti banjir, longsor, dan angin kencang," katanya.
Sementara Stasiun Meteorologi kelas II Maritim Belawan Medan Rizky Ramadhan mengatakansejumlah perairan di Sumut dilanda gelombang tinggi pada 22 hingga 25 September 2025 yang dapat mencapai 1,25 sampai 2,5 meter. Kondisi tersebut dapat terjadi di perairan barat Sumut, Perairan Kepulauan Batu, Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Nias dan perairan barat Kepulauan Batu.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan angin berkisar 4-20 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan angin berkisar 6-25 knot.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudera Hindia barat Lampung dan Samudera Hindia selatan Banten.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!