Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu Sebut Satgas BLBI Gagal Tarik Kembali Uang Negara dari Obligor

📅 Senin, 22 Sep 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Pengamat Kebijakan Publik Fitra, Badiul Hadi mengatakan, pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menilai Satgas BLBI terlalu banyak berjanji namun minim realisasi patut menjadi alarm keras bagi pemerintah.

Kritik dari Menkeu itu sejalan dengan persepsi publik yang sejak awal memang ragu terhadap efektivitas Satgas dalam mengembalikan hak negara dari skandal BLBI yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah.

“Satgas BLBI tidak boleh sekadar mengumbar target. Transparansi kinerja mutlak diperlukan, berapa aset yang benar-benar masuk kas negara, berapa yang masih dalam proses hukum, dan kendala apa yang dihadapi di lapangan. Publik berhak tahu agar tidak timbul kesan overpromise yang berujung kegagalan,”tegas Badiul.

Kegagalan Satgas BLBI itu jelasnya tidak bisa hanya dilihat sebagai kelemahan individu, melainkan masalah struktural. Hambatan politik, celah hukum, hingga lemahnya eksekusi putusan pengadilan selama puluhan tahun menjadi faktor yang menggerogoti efektivitas Satgas.

“Selama ini sudah ada capaian kinerja, meski belum memenuhi ekspektasi masyarakat. Ke depan, pemerintah perlu melakukan langkah nyata, memperkuat instrumen hukum penagihan, mempermanenkan fungsi penagihan aset negara dalam bentuk lembaga khusus, serta memastikan tidak ada lagi intervensi politik dalam kasus sebesar BLBI,” katanya.

“Tanpa keberanian politik dan transparansi penuh, Satgas hanya akan menjadi simbol tanpa hasil,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Tiga, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, mengatakan, Satgas seharusnya memperhatikan kritik Menkeu tersebut dan menjalankan tugasnya dalam mengembalikan kerugian negara yang hilang dalam skandal BLBI karena negara sedang sangat membutuhkan dana.

“Ketegasan Satgas BLBI dalam menagih merupakan langkah penting untuk memastikan negara punya wibawa dengan memulihkan dana yang sudah keluar dan mengurangi kerugian,” pungkas Surokim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.