Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kolaborasi Strategis Kadin-Hipmi Siap Ciptakan Wirausaha Baru Demi Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

📅 Minggu, 21 Sep 2025, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kolaborasi Strategis Kadin-Hipmi Siap Ciptakan Wirausaha Baru Demi Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Doc: Antara
Ket. Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie (kiri) bersama dengan Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari (kanan) melakukan pertemuan di Jakarta, Kamis (18/9).

Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) memperkuat upaya penciptaan wirausaha/enterpreneur baru guna mengakselerasi tercapainya pertumbuhan ekonomi 8 persen.

"Kita berharap penyerapan dari tenaga kerja ke industri terus naik. Tapi tidak bisa ditinggal sendiri tanpa ada wirausaha yang sukses, pengusaha-pengusaha baru,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dalam pernyataan di Jakarta, Sabtu.

Upaya yang dilakukan yakni mendorong penguatan sinergi dengan pemerintah, menarik investasi, serta memberikan kebijakan yang mendorong terciptanya pengusaha kelas menengah.

Menurut Anindya, UMKM memang sudah memperoleh insentif berupa PPN 0,5 persen. Namun, kebutuhan pengusaha menengah ‎disebut harus segera dipenuhi agar dapat naik kelas.

‎Dukungan yang dimaksud termasuk akses kredit, kemitraan, hingga pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Menurut dia, program-program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, hingga hilirisasi pertanian dapat membuka peluang besar.

Pertumbuhan lapangan kerja dari sektor ini dipandang akan berdampak signifikan pada perekonomian nasional.

"Yang selama ini kita lihat (MBG) mungkin hanya sebatas penyediaan makanan, tapi ini bisa penyediaan lapangan kerja yang masif," kata Anindya.

Sementara itu, Ketua Umum BPP Hipmi Akbar Himawan Buchari menyampaikan pentingnya keberpihakan regulasi pemerintah terhadap dunia usaha.

“Yang paling penting pemerintah mendengar apa yang sudah kita rasakan di lapangan, apa yang kita sudah kaji dan berikan solusi secara 'task force' tadi ada, secara jangka panjang juga ada dan juga jangka pendek,” kata Akbar.

Ia juga menambahkan bahwa aspirasi dari dunia usaha melalui Kadin dan Hipmi diharapkan dapat diterima pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.